Punya Filtrasi Lebih Tinggi, Muncul Masker N99

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 17 April 2020 | 16:40 WIB
Punya Filtrasi Lebih Tinggi, Muncul Masker N99
Ilustrasi masker N95. (Unsplash)

Suara.com - Di tengah pandemi corona, masker N95 telah menjadi penyelamat para tenaga medis yang berada di garda terdepan melawan virus. Namun belakangan muncul masker baru dengan filtrasi tinggi, yakni N99.

Dilansir dari Fast Company, perlu dimengerti bahwa N95 maupun N99 merupakan respirator, bukan masker bedah.

Respirator dirancang untuk membuat segel di sekitar wajah sehingga mampu menyaring sebagian besar artikel. Karena itu, respirator memberi perlindungan terbaik di tengah pandemi saat ini. Pemerintah dan rumah sakit pun berlomba-lomba membelinya untuk tenaga kesehatan, sehingga menimbulkan kelangkaan N95.

Nama respirator terdiri dari huruf dan angka. Huruf N, R, atau P merujuk pada apakah masker itu tahan terhadap partikel-partikel berbasis minyak seperti pelarut dan pestisida. (N tidak tahan; R tahan; P tahan sebagian.)

Secara umum, semakin banyak partikel yang disaring respirator, semakin sulit bernafas saat mengenakan masker karena mereka mengurangi aliran udara.

Masker N95 [shutterstock]
Masker N95 [shutterstock]

Beberapa masker respirator dilengkapi dengan katup satu arah yang memungkinkan pemakainya untuk bernafas, menyaring partikel yang ada di udara yang dihirup. Ini bukanlah pilihan yang bagus dalam krisis pandemi saat ini karena jika Anda kebetulan asimtomatik pembawa virus, Anda akan menghembuskan partikel yang sarat virus.

Di masa non-pandemi, masker respirator ini terutama dikenakan oleh pekerja yang terpapar debu dan partikel berbahaya, seperti di konstruksi atau pertambangan. Ketika tidak ada wabah, dokter pun tidak memerlukannya, sehingga masker bedah pun sudah cukup.

Jika Anda seorang awam yang berlindung di tempat dan hanya sesekali keluar untuk tugas-tugas penting, Anda kemungkinan tidak membutuhkan masker ini. Dan meskipun mereka tidak ideal untuk petugas kesehatan karena membuat sulit bernapas, kekurangan N95 telah membuat banyak pekerja garis depan putus asa untuk segala jenis respirator.

Jika demikian, masker N99 mungkin menjadi pilihan terbaik untuk mengisi kelangkaan masker N95.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas COVID-19 terhadap Pekerja Informal

Imbas COVID-19 terhadap Pekerja Informal

Your Say | Jum'at, 17 April 2020 | 16:10 WIB

AS Melacak Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium, Bukan Pasar

AS Melacak Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Laboratorium, Bukan Pasar

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 16:23 WIB

Ilmuwan Klaim Anjing Liar Pemakan Kelelawar Picu Penularan Corona Covid-19

Ilmuwan Klaim Anjing Liar Pemakan Kelelawar Picu Penularan Corona Covid-19

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 16:20 WIB

Terkini

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Mencari Arti Kebebasan dan Cinta dalam Fish in the Water Karya Lee Chanhyuk

Mencari Arti Kebebasan dan Cinta dalam Fish in the Water Karya Lee Chanhyuk

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:27 WIB

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

×