Vitamin Apa Saja yang Penting untuk Dikonsumsi Saat Puasa?

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 24 April 2020 | 11:05 WIB
Vitamin Apa Saja yang Penting untuk Dikonsumsi Saat Puasa?

Suara.com - Vitamin Apa Saja yang Penting untuk Dikonsumsi Saat Puasa?

Berpuasa bisa membuat tubuh rentan kekurangan vitamin dan mineral karena perubahan pola makan dan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan vitamin, orang yang berpuasa dianjurkan mengonsumsi suplemen dan multivitamin.

Pakar menyarankan untuk mengonsumsi multivitamin mineral yang sudah berisi lengkap. Vitamin yang dibutuhkan antara lain:

- vitamin B kompleks untuk metabolisme tubuh dan pembakaran energi
- vitamin C dan E untuk menjaga kekebalan tubuh
- vitamin A untuk meningkatkan sistem imun
- vitamin D untuk menguatkan tulang dan gigi, menyehatkan kulit dan rambut

Serta beberapa mineral seperti zinc untuk kekebalan tubuh dan zat besi untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun selain mengetahui vitamin apa saja yang sebaiknya dikonsumsi, penting juga untuk memerhatikan dosis yang dikonsumsi agar tidak menjadi kelebihan konsumsi vitamin dan mineral.

Menurut Prof Ali Khomsan, Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), berdasarkan dosis, suplemen dan vitamin hanya menambah sekitar 20-30 persen dari angka kebutuhan vitamin tergantung dari jenis vitaminnya.

"Jadi kalau kita baca (di kemasan) bahwa dosis mengonsumsi vitamin tertentu akan menambah 30 persen dari angka kecukupan, artinya bahwa kita akan menambah 30 persen dari yang biasa kita asup kalau kita mengonsumsi vitamin itu," jelasnya saat dihubungi Suara.com.

Ia mengingatkan untuk tidak mengonsumsi vitamin secara berlebihan. Karena mengonsumsi vitamin berlebihan bisa mengakibatkan gejala keracunan pada tubuh.

baca juga

Misalnya mengonsumsi vitamin C yang berlebihan akan mengakibatkan gejala seperti diare atau sakit perut. Atau berlebihan mengonsumsi vitamin A akan menyebabkan mata memerah.

Mengonsumsi multivitamin yang tersedia di toko-toko masih dalam dosis yang sedang atau cukup juga tidak akan membuat kita mengalami kelebihan sepanjang tetap mengonsumsi apa yang ditetapkan di dalam kemasannya.

"Pokoknya kita itu penting memperhatikan fakta gizi yang ada di setiap label kemasan multivitamin mineral yang kita butuhkan," tegas Prof Ali.

Mengonsumsi multivitamin disarankan sesaat setelah sahur, karena di pagi hari setelahnya kita masih melakukan beberapa aktivitas fisik.

Sementara saat berbuka, menurut Prof Ali banyak makanan yang tersedia sehingga memungkinkan gizi kita sudah tercukupi.  
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Kurma, Ini 3 Buah yang Baik Dikonsumsi selama Bulan Puasa!

Selain Kurma, Ini 3 Buah yang Baik Dikonsumsi selama Bulan Puasa!

Health | Sabtu, 18 April 2020 | 09:00 WIB

Ingin Tetap Olahraga saat Puasa? Kenali Waktu yang Tepat!

Ingin Tetap Olahraga saat Puasa? Kenali Waktu yang Tepat!

Health | Minggu, 19 April 2020 | 08:00 WIB

Cegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Lakukan 5 Langkah Ini!

Cegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Lakukan 5 Langkah Ini!

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×