Cegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Lakukan 5 Langkah Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 17 April 2020 | 08:00 WIB
Cegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Lakukan 5 Langkah Ini!
Ilustrasi haus saat puasa. (Shutterstock)

Suara.com - Sebentar lagi umat muslim akan menyambut bulan Ramadan 2020. Seluruh umat muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa dengan manahan nafsu, makan dan minum.

Selama bulan puasa ini pastinya orang akan merasa haus yang merupakan tanda dehidrasi karena menahan minum. Padahal dehidrasi parah bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Meski begitu, seseorang bisa mengontrol tubuh tetap terhidrasi meski menahan makan dan minum selama puasa. Berikut ini dilansir dari Egyptindependent.com, hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga tubuh terhidrasi selama puasa. Mari simak!

1. Minumlah cukup air

Minumlah cukup air sepanjang malam. Cobalah minum air satu atau dua cangkir setidaknya setiap jam dan letakkan air minum di samping tempat tidur ketika malam hari.

Cobalah untuk minum air tiga liter sehari selama puasa. Tapi, Anda perlu minum lebih banyak air ketika mengonsumsi minuman manis dan berkafein.

Ilustrasi minum air putih (shutterstock)
Ilustrasi minum air putih (shutterstock)

2. Pilih pakaian yang tepat

Pakaian yang tidak tepat di siang hari juga akan memengaruhi hidrasi tubuh selama bulan puasa. Jika Anda bekerja di dalam ruangan selama puasa, pilihlah kemeja berwarna terang.

Jika Anda bekerja di luar ruangan, pakailah pakaian yang berwarna gela untuk melindungi diri dari sinar matahari. Tapi, Anda tidak disarankan mengenakan pakaian hitam karena terlalu mengunci panasnya matahari langsung ke tubuh.

baca juga

3. Mandi air dingin

Mandi air dingin juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama bulan puasa. Adapun tanda-tanda tubuh dehidrasi adalah bibir pecah-pecah, suhu tubuh meningkat, kelelahan, peningkatan denyut nadi, kulit memerah dan kesulitan bernapas.

Jika Anda mengalami dehidrasi dengan gejala peningkatan suhu tubuh, cobalah turunkan suhu tubuh dengan mandi air dingin atau basahi pangkal kepala dengan es batu yang dibungkus handuk.

Ilustrasi mandi air dingin (shutterstock)
Ilustrasi mandi air dingin (shutterstock)

4. Pilih makanan yang tepat

Makanan yang mengandung banyak gula seperti permen bisa membuat seseorang dehidrasi. Lebih baik konsumsi buah-buahan yang mengandung air untuk menjaga hidrasi tubuh selama puasa.

Jadi, alih-alih berbuka atau sahur dengan pasta, permen atau makanan manis lainnya. Lebih baik Anda mengonsumsi semangka, jeruk atau salad sayuran hijau untuk menjaga hidrasi.

5. Olahraga

Olahraga pasti membuat kita kehilangan banyak air saat berkeringat yang akhirnya menyebabkan dehidrasi. Tapi, olahraga juga membantu tubuh membuang racun dan elemen berbahaya lainnya yang menyebabkan dehidrasi.

Selama puasa, pilihlah waktu yang baik untuk berolahraga yang disarankan dua hingga tiga jam setelah berbuka puasa. Di samping itu Anda juga harus minum banyak air, terutama sebelum tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Keluarkan Pedoman Ibadah Ramadan Saat Pandemi Corona

Kemenag Keluarkan Pedoman Ibadah Ramadan Saat Pandemi Corona

News | Jum'at, 10 April 2020 | 11:11 WIB

Tata Cara Mengganti Puasa Ramadan atau Qadha

Tata Cara Mengganti Puasa Ramadan atau Qadha

Lifestyle | Kamis, 09 April 2020 | 16:05 WIB

Mandi Junub Kesiangan, Apakah Puasa Sah?

Mandi Junub Kesiangan, Apakah Puasa Sah?

News | Kamis, 09 April 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×