Ahli Sebut Krisis Virus Corona Membuat Stres dan Gangguan Tidur Meningkat

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 27 April 2020 | 14:34 WIB
Ahli Sebut Krisis Virus Corona Membuat Stres dan Gangguan Tidur Meningkat
Ilustrasi stres (Shutterstock)

Suara.com - Krisis virus corona telah mengembangkan pola stres baru di mana kebanyakan terpengaruh oleh isolasi. Menurut para ahli, stres berdampak besar pada pola tidur.

Dilansir dari Insider, menurut National Institute of Health, sekitar 30 persen dari populasi umum mengeluhkan gangguan tidur, di mana sekitar 10 persen mengalami gejala yang konsisten dengan diagnosis insomnia.

Dokter Eduard Estivill dari Estivill Sleep Clinic dan Unit Tidur di Hospital de Catalunya percaya ada peningkatan yang cukup besar dalam masalah tidur terkait dengan Covid-19. Menurutnya, peristiwa ini berkaitan dengan perasaan bingung yang dipicu oleh virus corona.

"Kecemasan yang ditimbulkan oleh krisis secara umum dapat dikaitkan dengan akumulasi ketegangan dan kecemasan di siang hari" kata dokter Estivill pada Insider.

Ilustrasi insomnia (Shutterstock)
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Saat wabah Covid-19, ketidakpastian juga dapat mengakibatkan meningkatnya stres dan kecemasan. Stres akibat krisis, menurut Estivill, berbeda dengan stres di waktu biasa.

"Stres yang kita alami sekarang tidak sama dengan stres yang kita alami sehari-hari sebelum krisis melanda. Stres ini disebabkan oleh kesehatan, kerentanan ekonomi, dan ketidakpastian, ini berbeda," kata Estivill menjelaskan.

"Perasaan tidak nyaman melayang di atas kita 24 jam sehari dan disorientasi dipicu oleh kelebihan informasi yang dialami banyak orang," tambahnya.

Menurut Dr Paula Giménez Rodríguez, direktur Unit Tidur Multidisiplin di HLA, gangguan tidur saat krisis juga bisa dipicu oleh hilangnya pekerjaan hingga tidak adanya rutinitas sosial.

"Banyak dari kita yang bekerja dari rumah. Kita bekerja di tempat yang sama saat kita tidur, yang jelas itu membuat lebih sulit untuk membuat batasan dan menganggu waktu tidur," kata Dr Rodríguez.

baca juga

Masih dilansir dari Insider, ada dua masalah tidur utama yang tampaknya menjadi sangat lazim akibat isolasi. Pertama ada insomnia awal, kondisi di mana Anda lebih sulit tertidur daripada biasanya.

Anda mungkin akan berbaring, namun tidak bisa diam, sering berbalik di tempat tidur dan sulit terlelap. Seperti halnya insomnia awal, Anda mungkin menderita gangguan tidur di tengah malam.

Kedua, Anda mungkin juga mengalami gangguan tidur intermiten di mana Anda bangun di tengah malam, mungkin karena mimpi buruk.

Tips Atasi Insomnia ( Shutterstock )
Ilustrasi insomnia ( Shutterstock )

"Ketika Anda mencoba untuk tidur selama isolasi, Anda bisa saja akan tidur dalam keadaan cemas," kata Dr Estivill.

"Kecemasan dapat mencegah Anda tidur terlalu dalam sehingga memungkinkan untuk bangun beberapa kali sepanjang malam," simpulnya.

Gangguan tidur bisa memengaruhi kesehatan, khususnya kekebalan tubuh. Untuk mengatasinya, para ahli menyarankan Anda membuat rutinitas baru di rumah, sesekali mendapat paparan sinar matahari, dan mengurangi penggunaan ponsel, laptop, hingga TV sebelum tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Penanganan Covid-19, Nurani Astra Donasikan Ventilator sampai Truk

Dukung Penanganan Covid-19, Nurani Astra Donasikan Ventilator sampai Truk

Otomotif | Senin, 27 April 2020 | 14:32 WIB

Tingkat Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Tertinggi di Asia

Tingkat Kematian Akibat Virus Corona di Indonesia Tertinggi di Asia

News | Senin, 27 April 2020 | 14:30 WIB

15 Warga Diisolasi ke RSUD Saptosari Usai Kontak Pasien Positif Covid-19

15 Warga Diisolasi ke RSUD Saptosari Usai Kontak Pasien Positif Covid-19

Jogja | Senin, 27 April 2020 | 14:23 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×