5 Momen Canggung Ini Kerap Dialami saat Jaga Jarak, Simak Cara Mengatasinya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 27 April 2020 | 17:03 WIB
5 Momen Canggung Ini Kerap Dialami saat Jaga Jarak, Simak Cara Mengatasinya
Penumpang Commuterline duduk dengan menjaga jarak di Stasiun Duri, Jakarta, Jumat (3/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menjaga jarak saat pandemi memang menjadi hal paling disarankan. Namun sebagai hal baru, menjaga jarak tentu tidak selalu menjadi sesuatu yang mudah.

"Mengingat kebaruan dari situasi ini, maka sepenuhnya dapat dimengerti," kata Jodi RR Smith, seorang ahli etiket pada Huffpost.

"Ada kurva belajar untuk memasukkan jarak sosial ke dalam rutinitas harian. Kita masih dalam kurva pembelajaran ini," katanya.

Melansir dari Huffpost, ada lima kondisi yang mungkin Anda temui ketika menjalankan pembatasan jarak. Berikut beberapa tips untuk menghadapi kondisi canggung paling umum dalam usaha jaga jarak saat pandemi.

Saat Harus Berbagi Lift

"Jika Anda merasa sakit tetapi harus berada di lift, maka peringatkan siapa saja yang akan naik ke lift tentang kondisi Anda sehingga mereka dapat menunggu lift berikutnya," kata Thomas P. Farley, ahli etiket yang berbasis di New York.

Sejumlah penumpang duduk di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) Commuterline di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/3).   [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]
Sejumlah penumpang duduk di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) Commuterline di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/3). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Jika Anda akan naik dan melihat orang lain di dalam lift, silakan menunggu lift berikutnya. Hindari lift yang ramai sebisa mungkin dan jika Anda mampu secara fisik, pertimbangkan untuk naik tangga.

"Ini bukan ide yang buruk karena banyak dari kita yang kehilangan waktu olahraga akhir-akhir ini!" kata Farley.

Saat Berada di Trotoar

baca juga

Meskipun masih jadi topik yang sangat diperdebatkan, model penelitian baru-baru ini melaporkan bahwa tetesan pernapasan dari pengendara motor dan pelari dapat menyebar 33 hingga 65 kaki tergantung pada kecepatan mereka.

Menurut Farley, apabila Anda seorang pelari atau pengendara motor, maka berkendara atau berlarilah menjauh dari trotoar demi para pejalan kaki.

"Aku sendiri pelari dan aku mengalah, trotoar untuk pejalan kaki," katanya.

Saat Banyak Orang Berkerumun di Pasar

Salah satu penjual bahan makanan yang diwawancarai HuffPost menggambarkan bagaimana situasi tegang dan tidak aman dapat terjadi di pasar.

"Ketika saya mengisi meja daging dan orang-orang berkerumun di sekitar saya, itu bukan jarak sosial," katanya.

Oleh karena itu, jika Anda seorang pelanggan, Anda harus membatasi jarak demi keselamatan bersama.

"Sangat penting bahwa pelanggan tidak hanya memberi penjual ruang yang mereka butuhkan tetapi juga menunjukkan rasa terima kasih atas layanan penting yang disediakan orang-orang ini," kata Farley.

Jika Anda pegawai toko atau penjual di pasar, Anda harus membuat pengumuman dan peraturan pembelian pada pelanggan.

"Dalam situasi tersebut, manajemen toko harus sering membuat pengumuman untuk mengingatkan pembeli agar memberi jalan bagi karyawan," kata Smith.

Saat Bertemu Seseorang Tidak Bermasker

"Jika Anda bertemu dengan orang yang tidak mengenakan masker saat berada di luar atau di ruang publik, itu adalah hak Anda untuk menjaga jarak dan menghindari mereka," kata Diane Gottsman, pakar etiket.

Calon penumpang menggunakan masker saat menunggu kereta Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (6/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Calon penumpang menggunakan masker saat menunggu kereta Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (6/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Bergantung pada situasinya, jika itu secara langsung mempengaruhi Anda, maka tidak harus menempatkan mendekat pada orang tidak bermasker, keselamatan sangat penting saat ini," tambahnya.

Saat Berdesakan dan Butuh Ruang

Masih dilansir dari Huffpost, saat meminta seseorang untuk memberikan ruang atau jarak, kuncinya ada pada bagaimana Anda menyampaikannya. Gunakan nada yang ringan dan santai agar tidak menyinggung.

Menurut Smith, karena kita semua masih belajar soal jaga jarak, maka maafkanlah ketika orang-orang tidak sengaja terlalu dekat. Oleh karena itu, permintaan agar orang menjaga jarak dari Anda harus dilakukan dengan hati-hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

479 Ribu PCR dari China dan Korsel Sudah Datang di Indonesia

479 Ribu PCR dari China dan Korsel Sudah Datang di Indonesia

News | Senin, 27 April 2020 | 16:26 WIB

Pasca Geger Nasi Anjing, Warga: Kantor ARK Qahal Banyak Didatangi Polisi

Pasca Geger Nasi Anjing, Warga: Kantor ARK Qahal Banyak Didatangi Polisi

News | Senin, 27 April 2020 | 16:21 WIB

Positif Virus Corona RI Hampir Tembus 10 Ribu, Jadi 9.096 orang

Positif Virus Corona RI Hampir Tembus 10 Ribu, Jadi 9.096 orang

News | Senin, 27 April 2020 | 16:20 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×