2. Leukimia
Leukimia adalah jenis kanker darah yang menyerang sumsum tulang sehingga tidak lagi mampu untuk memproduksi cukup sel darah putih leukosit untuk melawan infeksi.
Di saat bersamaan, sel kanker leukimia juga merusak dan menghancurkan leukosit yang sudah ada dalam tubuh. Itu kenapa ketika seseorang mengalami leukemia, tubuhnya akan lebih rentan kena infeksi dan peradangan yang sangat sulit sembuhnya.

Kanker leukemia dibedakan menjadi dua jenis yaitu akut dan kronis. Leukemia kronis jauh lebih berbahaya dan sulit diobati.
Gejala kanker leukimia :
- Anemia.
- Sering mengalami perdarahan seperti memar, mimisan, atau gusi berdarah karena darah sulit membeku.
- Mudah jatuh sakit karena infeksi.
- Nyeri sendi atau di area tulang belakang.
- Nafsu makan dan berat badan menurun drastis.
- Berkeringat berlebih di malam hari.
Selanjutnya di halaman berikutnya: Limfoma ...
3. Limfoma
Jenis kanker darah limfoma secara spesifik menyerang limfosit. Limfosit adalah sel darah putih di sistem kekebalan tubuh yang khusus memerangi infeksi, dan ini termasuk kelenjar getah bening, limpa, timus, serta sumsum tulang. Fungsi limfosit yang tidak normal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda.
Kanker darah limfoma dibagi lagi menjadi dua kategori utama, yaitu: limfoma non-Hodgkins dan limfoma Hodgkins. Namun, gejala kanker limfoma yang umum adalah:

- Adanya tonjolan di bawah kulit, selangkangan, leher, atau ketiak.
- Demam dan menggigil.
- Batuk yang tak kunjung sembuh dan membaik.
- Sesak napas dan nyeri dada.
- Gatal-gatal di seluruh tubuh.
- Keringat berlebih di malam hari.
- Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang
- Selalu merasa lemah, lesu, dan tidak bersemangat.
- Berat badan turun drastis tanpa alasan jelas.
- Nafsu makan menurun.
- Muncul darah dalam tinja atau muntah.
- Haid dengan volume darah yang berlebihan.