Keren! Peneliti Kembangkan Alat Sensor Pendeteksi Gejala Virus Corona

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Rabu, 06 Mei 2020 | 15:12 WIB
Keren! Peneliti Kembangkan Alat Sensor Pendeteksi Gejala Virus Corona
Alat deteksi gejala virus Corona buatan peneliti dari Northwestern University. (Dok. Northwestern University)

Suara.com - Keren! Peneliti Kembangkan Alat Sensor Pendeteksi Gejala Virus Corona

Terobosan baru sedang dikembangkan untuk membantu mendeteksi gejala virus corona serta mencegah penyebarannya.

Peneliti dari Northwestern University and Shirley Ryan AbilityLab sedang mengembangkan sebuah alat sensor yang mampu mendeteksi gejala-gejala awal dari virus corona.

Sensor nirkabel ini nantinya akan berbentuk seperti plester luka dan ditempel di tenggorokan untuk mendeteksi masalah napas dan batuk melalui serangkaian algoritma data.

Mereka menjelaskan bahwa teknologi ini mirip dengan sensor yang didesain untuk memonitor aktivitas bicara dan menelan pada pasien stroke yang sudah sembuh.

Sensor ini tak menggunakan mikrofon untuk menghindari isu privasi dan masalah dengan kebisingan sekitar, menurut John Rogers, direktur NorthWestern’s Center di Bio-Integrated Electronics.

"Kami menggunakan akselerometer bersumbu tiga dengan bandwith tinggi untuk mengukur gerakan di permukaan kulit," jelasnya, dikutip dari Fox News.

Penggunakanya bisa melepaskan alat tersebut untuk mengisi daya, dan saat itu data disimpan dan disinkronisasi dengan iPad, yang kemudian diunggah ke cloud dengan registrasi HIPAA di mana 'algoritma AI eksklusif' memeriksa data untuk kelainan terkait virus corona.

Alat deteksi gejala virus Corona buatan peneliti dari Northwestern University. (Dok. Northwestern University)
Alat deteksi gejala virus Corona buatan peneliti dari Northwestern University. (Dok. Northwestern University)

Walaupun begitu, untuk sekarang data yang terkumpul dianalisis dengan 'manusia yang terlatih' sebelum diberikan pada pihak medis.

baca juga

Dua puluh lima subjek tes telah mengenakan alat ini selama dua minggu, dan mengumpulkan satu terabyte data.

Para peneliti menyebutkan bahwa 'sensor perfusi oksigen darah' mungkin akan tersedia untuk di-patch.

Sebab, sejumlah laporan muncul soal dokter yang menggunakan oksimeter tekanan jari untuk mendeteksi tingkat saturasi oksigen darah yang sangat berbahaya pada pasien Covid-19.

Rogers percaya perawatan kesehatan akan membaik secara keseluruhan ketika kondisinya dipantau secara terus menerus bukan secara episodik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Indonesia, IAEA Kirim Alat Pendeteksi COVID-19 dengan Teknik Nuklir

Bantu Indonesia, IAEA Kirim Alat Pendeteksi COVID-19 dengan Teknik Nuklir

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:44 WIB

BPPT Bikin Teknologi AI Pendeteksi Covid-19

BPPT Bikin Teknologi AI Pendeteksi Covid-19

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 06:00 WIB

Mengapa Penemuan Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Dipercepat?

Mengapa Penemuan Vaksin Covid-19 Tidak Bisa Dipercepat?

Video | Rabu, 29 April 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

×