Peneliti: Selokan Bisa Jadi Peringatan dan Perantara Penyebaran Covid-19

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 07 Mei 2020 | 15:10 WIB
Peneliti: Selokan Bisa Jadi Peringatan dan Perantara Penyebaran Covid-19
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - Para ahli biologi memperingatkan tentang adanya kemungkinan penyebaran Covid-19 pada limbah atau selokan. Hal tersebut dinyatakan oleh para ahli dari Universitas Stirling, Skotlandia.

Dilansir dari Independent, upaya untuk memperlambat penyebaran virus memang berfokus pada pencegahan penularan dari manusia ke manusia. Tetapi para ahli kini memperingatkan lebih banyak penelitian diperlukan tentang bagaimana Covid-19 dapat menyebar di air limbah.

Para peneliti menyarankan pada bulan April, bahwa menganalisis air limbah dapat memberikan sistem peringatan dini yang efektif untuk wabah. Mereka telah melakukan pengambilan sampel air limbah pada lima aliran air limbah di Paris, Prancis.

Tim peneliti menemukan adanya pola konsentrasi virus corona yang bertepatan dengan wabah.

Pada Selasa (5/5/2020), tim peneliti di Universitas Bangor, Wales juga menganalisis limbah untuk membantu para pejabat kesehatan memprediksi puncak kedua virus corona di Inggris.

Novel Coronavirus (Shutterstock)
Novel Coronavirus (Shutterstock)

Profesor Richard Quilliam, dari Universitas Stirling memperingatkan dalam sebuah makalah yang terbit pada Environment International bahwa sistem pembuangan limbah itu sendiri juga dapat menimbulkan risiko penularan virus.

“Kita tahu bahwa Covid-19 menyebar melalui tetesan dari batuk dan bersin, atau melalui benda atau bahan yang membawa infeksi,” kata Profesor Quilliam.

"Namun, baru-baru ini telah dikonfirmasi bahwa virus juga dapat ditemukan dalam kotoran manusia yang bertahan hingga 33 hari setelah pasien dites negatif untuk gejala pernapasan Covid-19," ujarnya.

Ia menambahkan, “belum diketahui apakah virus dapat ditularkan melalui rute faecal-oral, namun kita tahu bahwa pelepasan virus dari sistem pencernaan dapat bertahan lebih lama daripada pelepasan dari saluran pernapasan."

baca juga

Oleh karena itu, Quilliam menekankan bahwa limbah bisa menjadi jalur penting sebagai peringatan paparan virus.

Dia mengatakan ada risiko yang signifikan dari penyebaran virus corona yang meluas melalui selokan karena sebagian besar pasien tidak menunjukkan gejala atau hanya mengalami gejala ringan dan tetap di rumah.

Tim peneliti mengatakan kurangnya pengujian telah membuatnya sulit untuk memprediksi skala penyebaran potensial dan implikasi dari virus di pengolahan air limbah.

Makalah ini ditulis oleh Profesor Quilliam, bersama Profesor Manfred Weidmann, Dr. Vanessa Moresco, Heather Purshouse, Dr. Zoe O'Hara, dan Dr. David Oliver.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Diciduk usai Sebar Hoaks Maruf Amin Tertular Corona ke Grup FB Jokowi

Harta Diciduk usai Sebar Hoaks Maruf Amin Tertular Corona ke Grup FB Jokowi

Jatim | Kamis, 07 Mei 2020 | 13:35 WIB

Tak Ada Masker, Pemprov DKI Berencana Tambah Isi Paket Bansos Tahap Dua

Tak Ada Masker, Pemprov DKI Berencana Tambah Isi Paket Bansos Tahap Dua

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 13:30 WIB

Donald Trump: Pandemi Virus Corona Lebih Parah Dari Bom Pearl Harbor

Donald Trump: Pandemi Virus Corona Lebih Parah Dari Bom Pearl Harbor

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Bali | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:55 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Surakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:40 WIB

×