Kisah Pilu, Akibat Corona Ibu Ini Meninggal Tanpa Sempat Gendong Bayinya

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Rabu, 13 Mei 2020 | 22:00 WIB
Kisah Pilu, Akibat Corona Ibu Ini Meninggal Tanpa Sempat Gendong Bayinya
Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).

Suara.com - Kisah Pilu, Akibat Corona Ibu Ini Meninggal Tanpa Sempat Gendong Bayinya

Setiap ibu tentu ingin memeluk erat anaknya setelah berhasil melahirkan buah hati tersebut ke dunia. Tapi, hal itu tidak bisa dilakukan oleh seorang ibu bernama Fozia Hanif.

Ajal menjemputnya lebih dulu tanpa sempat menggendong anak lelakinya yang baru lahir, Ayaan.Enam hari setelah melahirkan, Fozia dinyatakan meninggal karena mengidap virus corona.

Ayaan, bayi dari seorang pasien Covid-19. (dok: Facebook/Amanda Higgins)
Ayaan, bayi dari seorang pasien Covid-19. (dok: Facebook/Amanda Higgins)

Zilley Khan, sepupu Fozia, membagikan berita bahwa kini Ayaan dapat pulang dengan sehat dan bahagia bersama keluarganya di rumah.

Ia menulis dalam unggahan Facebook-nya soal hal tersebut. Zilley menyebutkan bahwa berita tersebut membuat mereka melupakan rasa sedih yang muncul akibat kematian Fozia.

"Dan lewat bayi Ayaan kita akan mengingat sepupu tercantik kami, Fozia," tulisnya, seperti dikutip dari The Sun.

Suami Fozia, Wajid Ali, menceritakan istrinya sempat melihat foto Ayaan. Ia berkata ini bayi tersebut dan mereka akan segera pulang. Namun hal itu sayangnya tidak pernah terjadi.

Awalnya Fozia sempat diperbolehkan pulang karena gejalanya ringan. Akan tetapi empat hari kemudian ia kesulitan bernapas dan dilarikan ke rumah sakit sampai dipasangkan ventilator.

"Ini adalah pengalaman yang sangat menyakitkan saat kami berjalan ke rumah sakit ketika mereka bilang mereka akan mematikan mesin dan ventilator," cerita sang Ayah, Nabil Hanif.

baca juga

Namun mereka meminta untuk tidak mematikannya sampai  tiba di rumah sakit.  Kemudian pihak keluarga terus berdoa untuk kesembuhan Fozia.

Fozia meninggal tiga minggu setelah dites positif Covid-19 dan enam hari setelah melahirkan anak lelakinya pada usia kehamilan tiga minggu melalui metode caesar.

Ia masih berada dalam kondisi koma ketika seluruh keluarganya harus mengucapkan selama tinggal padanya.

Kini Ayaan sudah berada di rumah bersama keluarga, sehat, bahagia, dan bebas Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melahirkan saat Positif Corona Covid-19, Ibu Ini Tak Bisa Menyusui Bayinya

Melahirkan saat Positif Corona Covid-19, Ibu Ini Tak Bisa Menyusui Bayinya

Health | Minggu, 10 Mei 2020 | 13:20 WIB

Korban Termuda di Inggris, Bayi 16 Minggu Meninggal akibat Virus Corona

Korban Termuda di Inggris, Bayi 16 Minggu Meninggal akibat Virus Corona

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 07:58 WIB

Ahli: Pandemi Corona Tidak Menimbulkan Ledakan Angka Kelahiran Bayi

Ahli: Pandemi Corona Tidak Menimbulkan Ledakan Angka Kelahiran Bayi

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×