Ini 6 Kesalahan Cuci Tangan, Salah Satunya Tidak Cukup Sabun

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 13:59 WIB
Ini 6 Kesalahan Cuci Tangan, Salah Satunya Tidak Cukup Sabun
Ilustrasi cuci tangan. (Dok: Pixabay)

Suara.com - Ini 6 Kesalahan Cuci Tangan, Salah Satunya Tidak Cukup Sabun

Perilaku hidup bersih seperti sering cuci tangan menjadi salah satu imbauan yang terus digalakkan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19,

Cuci tangan terbukti menurunkan risiko seseorang  terkena penyakit pernapasan seperti demam hingga 20 persen. Ditambah lagi, cuci tangan juga bisa mencegah penyebaran penyakit yang menyebabkan diare.

Akan tetapi tak semua orang dapat melakukan praktik cuci tangan yang efektif. Ada kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat cuci tangan dan beberapa sudah menjadi kebiasaan.

Dirangkum dari WebMD, berikut adalah 6 kesalahan saat cuci tangan yang bisa jadi sering Anda lakukan.

1. Tidak rutin cuci tangan
Dalam sehari ada kemungkinan tangan dan jari terekspos oleh bakteri bahkan termasuk virus corona. Dan jika tak segera dibersihkan, mikroba yang ada dalam tangan dapat masuk ke dalam tubuh dengan mudah ketika menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Oleh karena itu, cuci tangan adalah cara terbaik untuk membersihkannya. Satu kesalahan yang bisa kita buat adalah kita tidak rutin mencuci tangan.

Sebaiknya, Anda mencuci tangan apabila setelah berada di luar rumah, setelah batuk atau bersin, sebelum menyentuh wajah, sebelum dan setelah makan, setelah dari kamar mandi, setelah menyentuh binatang, dan setelah membuang sampah.

2. Tidak cukup sabun
Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun sangat esensial untuk dilakukan. Akan tetapi terkadang kita merasa sedikit sabun saja sudah cukup, padahal hal tersebut justru membuat tak semua bakteri mati di tangan.

Cucilah tangan dengan sabun yang cukup untuk membersihkan keseluruhan tangan. Bisa menggunakan sabun cair maupun sabun batang. Tak perlu menggunakan sabun antibakteri.

3. Tidak menggosok seluruh tangan
Biasanya orang cenderung mencuci bagian telapak tangan saja saat mencuci tangan. Padahal mencuci secara menyeluruh termasuk kuku, bagian dalam jari, dan bagian belakang tanganjuga sama pentingnya.

4. Terlalu cepat mencuci tangan
Cuci tangan yang baik dilakukan selama dua puluh detik. Cuci tangan terlalu cepat atau terburu-buru tidak akan membersihkan tangan dari seluruh bakteri yang ada di situ.

Anda bisa menggunakan lagu "Selamat Ulang Tahun" untuk mengukur lamanya mencuci tangan yang direkomendasikan untuk kebersihan secara menyeluruh.

5. Tidak membilas dengan bersih
Setelah mencuci tangan dengan sabun, bilaslah dengan air mengalir untuk menyingkirkan semua bakteri yang ada di tangan. Bilas dengan bersih tanpa meninggalkan sedikitpun sabun atau kotoran yang tersisa untuk memastikan bahwa tangan Anda telah bebas dari kuman, bakteri, maupun virus.

6. Tidak mengeringkan tangan
Berpindahnya kuman, bakteri, dan virus bisa lebih mudah pada tangan yang basah, oleh karena itu jangan lupa untuk mengeringkan tangan dengan handuk atau lap yang bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Save The Children: 20 Persen Orang Cuci Tangan Hanya 2-3 Kali Sehari!

Save The Children: 20 Persen Orang Cuci Tangan Hanya 2-3 Kali Sehari!

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 04:00 WIB

Bunuh Virus Corona Covud-19, Semua Orang Perlu Cuci Tangan 6 Kali Sehari!

Bunuh Virus Corona Covud-19, Semua Orang Perlu Cuci Tangan 6 Kali Sehari!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 13:41 WIB

Deretan Kebiasaan Baik yang Muncul Karena Pandemi Covid-19

Deretan Kebiasaan Baik yang Muncul Karena Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 19:13 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB