Save The Children: 20 Persen Orang Cuci Tangan Hanya 2-3 Kali Sehari!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 Mei 2020 | 04:00 WIB
Save The Children: 20 Persen Orang Cuci Tangan Hanya 2-3 Kali Sehari!
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)

Suara.com - Jumlah kasus virus corona Covid-19 di Indonesia terus meningkat, yakni lebih dari 19 ribu orang positif dan lebih dari 1.000 orang meninggal dunia.

Meningkatkan angka kasus positif virus corona Covud-19 di Indonesia ini tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kesadaran masyarakat akan bahaya virus corona Covid-19 dan pola hidup bersih.

Sebelumnya, para ahli kesehatan telah menyarankan semua orang untuk mencuci tangan pakai sabun dan air secara teratur. Sayangnya, banyak orang belum melakukannya dengan benar.

Merry Saragih, Head of Monitoring, Evaluation, Accountability and Learning Save The Children Indonesia mengatakan banyak orang mengira tangan yang tidak bau dan tidak hitam itu artinya tidak kotor.

Sehingga mereka tidak akan mencuci tangan ketika merasa tangannya terlihat masih bersih dan tidak berbau. Padahal banyak bakteri, kuman dan virus yang mungkin hidup di telapak tangan meski terlihat bersih.

Ilustrasi orang kulit hitam cuci tangan. (Dok: Pixabay)
Ilustrasi orang kulit hitam cuci tangan. (Dok: Pixabay)

"Jadi konsep pemahaman terhadap kuman, virus, bakteri dan jamur yang tidak kelihatan belum dipahami. Karena itu, susah sekali meminta cuci tangan dengan benar," kata Merry Saragih, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, frekuensi cuci tangan semua orang juga masih kurang di tengah pandemi virus corona Covid-19. Meskipun data secara umum menunjukkan adanya peningkatan perilaku cuci tangan.

Menurut Merry Saragih, sehari-hari setidaknya orang beraktivitas selama 15 hingga 16 jam. Artinya, setidaknya seseorang mencuci tangannya sebanyak 12 kali sehari.

Faktanya, hanya 32 persen orang yang mencuci tangannya lebih dari 9 kali sehari, 22 persen mencuci tangan 7-8 kali sehari dan 26 persen mencuci tangan 4-6 kali sehari.

baca juga

Parahnya, ada 20 persen orang yang hanya mencuci tanganya sebanyak 1-3 kali sehari selama pandemi virus corona Covid-19.

"Jadi perilaku cuci tangan itu meningkat, tapi frekuensi cuci tangannya yang masih kurang," jelasnya.

Padahal semua orang harus mencuci tangannya setiap kali tiba di rumah, sebelum makan, setelah selesai BAB dan BAK, sebelum makan, sebelum menyiapkan makan anak hingga setiap kali tangan terasa kotor.

Tak hanya masalah frekuensi, cara dan lamanya waktu orang cuci tangan juga masih belum sesuai saran ahli kesehatan. Perlu dipahami, ahli telah menyarankan semua orang mencuci tangan selama 20 detik atau dua kali lagu Selamat Ulang Tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Anak, ini Survei Save The Children!

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Anak, ini Survei Save The Children!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:46 WIB

Antibodi Pasien SARS Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti!

Antibodi Pasien SARS Bisa Lawan Virus Corona Covid-19, Ini Temuan Peneliti!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:00 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Menular dalam Jarak 6 Meter, ini Saran Peneliti!

Virus Corona Covid-19 Bisa Menular dalam Jarak 6 Meter, ini Saran Peneliti!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 19:04 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×