Digunakan untuk Bubarkan Massa, Gas Air Mata Tidak Aman bagi Kesehatan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 03 Juni 2020 | 07:34 WIB
Digunakan untuk Bubarkan Massa, Gas Air Mata Tidak Aman bagi Kesehatan
Polisi lepaskan gas air mata ke arah mahasiswa yang demo di depan DPR/MPR. [suara.com/Welly Hidayat]. Sebagai ilustrasi.

Suara.com - Gas air mata memang telah dilarang dalam perang, tetapi sayangnya senjata itu masih digunakan untuk membubarkan aksi massa. Padahal gas air mata itu sendiri cukup berbahaya bagi kesehatan.

Dilasir dari Insider, para ahli mengatakan bahwa gas air mata harus menjadi senjata pilihan terakhir. Hal tersebut dikarenakan penggunaannya yang sangat sembarangan, memengaruhi semua orang di daerah demo termasuk individu yang tidak terlibat.

Gas air mata sebenarnya bukan gas, tetapi putih solid yang dapat menjadi aerosol bila dicampur dengan pelarut.

Ketika tercampur dengan air, keringat, dan minyak di kulit, bubuk itu larut menjadi cairan asam yang menyakitkan. Hal tersebut akan membuat kulit panas dan kelembapan kulit bisa membuatnya terasa lebih buruk. Jika gas air mata yang masuk ke mata dapat menyebabkan kebutaan sementara.

Bubuk gas air mata yang masuk ke kulit terbuka juga bisa membuatnya merah dan terasa seperti terbakar.

Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa pelajar di dekat Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (30/9). (Suara.com/Novian)
Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa pelajar di dekat Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (30/9). (Suara.com/Novian)

"Itu juga pasti akan membuat orang batuk dan bersin, yang membuat orang banyak berdemo di tengah-tengah pandemi virus corona berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi," kata Dr. Dean Winslow, seorang dokter penyakit menular di Stanford Health Care.

"Saya tentu akan mencegah penegakan hukum menggunakan teknik-teknik pengendalian kerusuhan semacam itu," katanya.

Rohini Haar, seorang dokter darurat dan pakar senjata kendali kerumunan dari Physicians for Human Rights mengatakan, bahwa anak-anak, orang tua dan orang lain dengan kondisi pernapasan kronis dapat mengalami kesulitan bernapas jika terkena gas air mata. 

Demonstrasi protes kematian George Floyd di Manhattan, New York. (Anadolu Agency/Mostafa Bassim)
Demonstrasi protes kematian George Floyd di Manhattan, New York. (Anadolu Agency/Mostafa Bassim)

Bagian paling berbahaya dari gas air mata adalah paket yang keluar dari dalamnya.

baca juga

"Tabung gas air mata, dalam penelitian kami bisa menyebabkan sebagian besar cacat permanen," kata Haar. "Terutama ketika mereka mengenai kepala atau leher, mata, dan tulang-tulang halus wajah."

Studi kasus mengenai proyektil dampak kinetik (KIP) yang diterbitkan di BMJ pada 2017, menemukan bahwa KIPS termasuk tabung gas air mata telah menyebabkan cedera serius, cacat dan kematian.

Apabila Anda terkena gas air mata, maka hal yang paling penting untuk dilakukan jika terpapar gas air mata adalah meninggalkan daerah di mana paparannya menyebar.

"Itu bisa tersangkut di kain, bisa tersangkut di sepatu Anda, di paru-paru Anda, jadi yang terbaik adalah keluar dari situ dan bersihkan diri," kata Haar.

Usai menghindari gas air mata, basuh mata dengan air dingin, ketika sampai di rumah, lepaskan pakaian dengan hati-hati dan langsung mandi. Gunakan air dingin untuk mengurangi panas dan kelembapan yang bisa membuat luka bakar semakin parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pendemo di Amerika Lakukan Gerakan Mirip Joget Maumere, Ternyata...

Viral Pendemo di Amerika Lakukan Gerakan Mirip Joget Maumere, Ternyata...

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:26 WIB

Demo Rusuh Kematian George Floyd, Toko Diaspora Indonesia di AS Dijarah

Demo Rusuh Kematian George Floyd, Toko Diaspora Indonesia di AS Dijarah

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:51 WIB

Jelang Jam Malam, Pengunjuk Rasa Masih Padati Pusat Kota Washington DC

Jelang Jam Malam, Pengunjuk Rasa Masih Padati Pusat Kota Washington DC

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 11:01 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×