Para Ilmuwan Kembali Ingatkan Ancaman Wabah Lain Akibat Pandemi Covid-19

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 15 Juni 2020 | 18:47 WIB
Para Ilmuwan Kembali Ingatkan Ancaman Wabah Lain Akibat Pandemi Covid-19
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika negara-negara miskin di seluruh dunia berjuang untuk mengalahkan virus corona, mereka secara tidak sengaja berkontribusi pada ledakan baru penyakit dan kematian akibat penyakit lain yang sebenarnya sudah ada vaksinnya.

Dilansir dari New York Times, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF memperingatkan bahwa pandemi dapat menyebar dengan cepat ketika anak-anak berkumpul untuk melakukan suntikan imuniasasi atau vaksin rutin.

Banyak negara menunda program inokulasi mereka.

Bahkan di negara-negara yang berusaha mempertahankannya, penerbangan kargo dengan pasokan vaksin dihentikan oleh pandemi dan petugas kesehatan dialihkan untuk memerangi Covid-19.

Imbasnya, difteri muncul di Pakistan, Bangladesh, dan Nepal. Kolera juga mewabah di Sudan Selatan, Kamerun, Mozambik, Yaman, dan Bangladesh.

Strain mutasi virus polio juga telah dilaporkan di lebih dari 30 negara. Sementara campak menyebar di seluruh dunia, termasuk di Bangladesh, Brasil, Kamboja, Republik Afrika Tengah, Irak, Kazakhstan, Nepal, Nigeria dan Uzbekistan.

Dari 29 negara yang saat ini menangguhkan kampanye campak karena pandemi, 18 melaporkan wabah. 13 negara tambahan sedang mempertimbangkan penundaan. Menurut Measles and Rubella Initiative, 178 juta orang berisiko kehilangan suntikan campak pada tahun 2020.

[ABC Indonesia]
[ABC Indonesia]

"Risiko sekarang adalah wabah dalam waktu beberapa bulan yang akan membunuh lebih banyak anak daripada Covid-19," kata Chibuzo Okonta, presiden Dokter Tanpa Batas di Afrika Barat dan Tengah.

Sebagai pandemi yang menetap, WHO dan kelompok-kelompok kesehatan publik internasional mendesak negara-negara untuk dengan hati-hati melanjutkan vaksinasi sambil memerangi virus corona.

baca juga

Sebab yang dipertaruhkan adalah masa depan dari kerja keras, kolaborasi 20 tahun yang telah mencegah 35 juta kematian di 98 negara, dan mengurangi angka kematian pada anak-anak sebesar 44 persen.

"Imunisasi adalah salah satu alat pencegahan penyakit yang paling kuat dan mendasar dalam sejarah kesehatan masyarakat," kata Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO.

“Gangguan pada program imunisasi dari pandemi Covid-19 mengancam untuk melonggarkan kemajuan selama beberapa dekade terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin seperti campak,” tambahnya.

Tetapi hambatan untuk memulai kembali cukup besar. Persediaan vaksin masih sulit didapat. Petugas kesehatan bekerja penuh waktu pada Covid-19.

“Kita akan meminta negara-negara untuk pulih dari Covid-19 dan kemudian menghadapi campak. Itu akan memperluas sistem kesehatan mereka lebih lanjut dan memiliki konsekuensi ekonomi dan kemanusiaan yang serius,” kata Dr. Robin Nandy, kepala imunisasi untuk UNICEF yang memasok vaksin ke 100 negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendikbud: Ortu Punya Hak Tak Berikan Izin Anak Pergi Sekolah Tatap Muka

Mendikbud: Ortu Punya Hak Tak Berikan Izin Anak Pergi Sekolah Tatap Muka

News | Senin, 15 Juni 2020 | 18:14 WIB

Mungkinkah Ikan Salmon Jadi Sumber Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli

Mungkinkah Ikan Salmon Jadi Sumber Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 18:07 WIB

Ubah Stigma Buruk Suporter Bola, Laskar Brajamusti Lakukan Hal Ini

Ubah Stigma Buruk Suporter Bola, Laskar Brajamusti Lakukan Hal Ini

Jogja | Senin, 15 Juni 2020 | 17:55 WIB

Terkini

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:21 WIB

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11 WIB

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

Bekaci | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3

Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:09 WIB

×