Kadar Vitamin K Disebut Bisa Tingkatkan Harapan Hidup pada Lansia

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 16 Juni 2020 | 12:44 WIB
Kadar Vitamin K Disebut Bisa Tingkatkan Harapan Hidup pada Lansia
Ilustrasi Lansia (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi multi-etnis baru menemukan lansia dengan kadar vitamin K rendah mungkin meninggal 13 tahun lebih dulu dari orang dengan vitamin K memadai. Hasil penelitian menunjukkan vitamin K, nutrisi yang ditemukan dalam sayuran hijau dan minyak nabati, dapat memiliki manfaat kesehatan pelindung seiring bertambahnya usia.

Dilanasir dari Medical Xpress, meta-analisis studi itu melibatkan hampir 4.000 orang Amerika berusia 54-76 multi etnis di Pusat Penelitian Nutrisi Manusia Jean Mayer USDA tentang Penuaan di Universitas Tufts (USDA HNRCA) dan Pusat Medis Tufts.

Studi tersebut diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition.

Tim peneliti mengelompokkan peserta berdasarkan tingkat vitamin K dalam darah. Mereka kemudian membandingkan risiko penyakit jantung dan risiko kematian di semua kategori selama sekitar 13 tahun masa tindak lanjut.

Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar vitamin K dan penyakit jantung. Namun, orang-orang dengan kadar vitamin K terendah memiliki risiko kematian 19 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar vitamin K memadai.

Vitamin K adalah nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan pembuluh darah. Nutrisi ini ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, seperti selada, kangkung dan bayam, dan dalam beberapa minyak nabati, terutama kedelai dan kanola.

"Kemungkinan bahwa vitamin K dikaitkan dengan penyakit jantung dan kematian didasarkan pada protein dalam jaringan pembuluh yang membutuhkan vitamin K. Protein ini membantu mencegah kalsium menumpuk di dinding arteri. Tanpa cukup vitamin K, protein itu kurang fungsional," kata penulis pertama Kyla Shea, ilmuwan tim vitamin K HNRCA.

Ilustrasi Vitamin K
Ilustrasi Vitamin K

Sarah Booth, rekan penulis studi dan direktur USDA HNRCA, mengembangkan metodologi untuk mengukur vitamin K dalam darah. Tim penelitiannya mengukur kadar vitamin K pada peserta penelitian dan terus menghasilkan data tentang status vitamin K dalam populasi dan studi berbasis klinik.

"Mirip dengan ketika karet gelang mengering dan kehilangan elastisitasnya, ketika pembuluh darah dan arteri dikalsifikasi, pompa darah kurang efisien, menyebabkan berbagai komplikasi. Itulah mengapa mengukur risiko kematian mungkin bisa menangkap spektrum peristiwa yang terkait dengan memburuknya kesehatan pembuluh darah, "kata penulis terakhir Daniel Weiner, MD, nephrologist di Tufts Medical Center.

baca juga

Sementara penelitian ini menambah bukti yang ada bahwa vitamin K mungkin memiliki manfaat kesehatan pelindung. Meski begitu, studi tambahan juga diperlukan untuk mengklarifikasi mengapa sirkulasi vitamin K dikaitkan dengan risiko kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Teh Putih 3 Kali Sehari, Ini yang akan Terjadi pada Tubuh!

Minum Teh Putih 3 Kali Sehari, Ini yang akan Terjadi pada Tubuh!

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:35 WIB

42.265 Lansia dan Disabilitas di DKI akan Dapat Kartu Sakti, KLJ dan KPDJ

42.265 Lansia dan Disabilitas di DKI akan Dapat Kartu Sakti, KLJ dan KPDJ

News | Selasa, 16 Juni 2020 | 05:23 WIB

Ingin Hidup Sehat Lebih Lama? Makan 3-4 Pisang Setiap Minggu!

Ingin Hidup Sehat Lebih Lama? Makan 3-4 Pisang Setiap Minggu!

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 14:05 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×