WHO Meminta Wabah Covid-19 di Beijing Ditangani secara Sistematis

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 16 Juni 2020 | 14:43 WIB
WHO Meminta Wabah Covid-19 di Beijing Ditangani secara Sistematis
Tenaga medis di Kota Wuhan, China (AFP)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau ilmuwan dunia global harus menyelidiki cluster Covid-19 untuk menganalisis apa yang mendorong infeksi dan menyebabkannya menyebar lebih lanjut, mengingat adanya wabah Covid-19 kembali di Beijing, China.

"Jawabannya terdapat pada penyelidikan yang cermat, sistematis, dan menyeluruh dari cluster penyakit untuk benar-benar mengetahui apa yang terjadi dalam situasi ini dan apa yang menyebabkan penyebarannya," kata direktur eksekutif WHO, Mike Ryan, dalam jumpa pers Senin (15/6/2020).

Menurutnya, dengan cara-cara tersebut gambaran saran kesehatan masyarakat yang perlu mereka berikan kepada semua orang jauh lebih baik. Termasuk perilaku apa, tempat apa dan keadaan apa yang perlu dihindari.

Dilansir dari CNBC, pemerintah Beijing melaporkan adanya 79 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi sejam 11 Juni, ketika virus corona muncul di pasar grosir makanan terbesar di Asia, Xinfadi.

Pasar ini juga 20 kali lebih besar dari pasar makanan laut di Wuhan, di mana wabah diduga pertama kali muncul.

Petugas mengenakan APD dan masker melakukan inspeksi di sebuah kota di China. [BBC]
Petugas mengenakan APD dan masker melakukan inspeksi di sebuah kota di China. [BBC]

WHO mengeluarkan pernyataan pada Sabtu (13/6/2020) bahwa semua orang yang kira-kira terinfeksi saat ini dalam isolasi dan perawatan. Pelacakan kontak dan sekuensing genetik sampel juga sedang dilakukan untuk lebih memahami asal-usul cluster dan hubungan antar kasus.

Ryan mengatakan penting untuk mencari faktor risiko, situasi, perilaku dan konteks tertentu, di mana penularan telah dihasilkan dalam kelompok untuk mencegah wabah tersebut terjadi.

Maria Van Kerkhove, kepala unit penyakit dan zoonosis WHO, mengatakan cluster adalah kondisi serius di negara mana pun karena pejabat kesehatan perlu memahami dari mana asal cluster itu dan apa yang membawanya, agar dapat dikendalikan.

Saat ini, WHO sedang melacak asal usul cluster di Beijing dan memonitor secara dekat wabah ini. Kantor negara organisasi di Beijing bekerja dengan ahli epidemiologi dan ahli kesehatan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

baca juga

Karena banyak negara di dunia bergulat dengan bangkitnya kasus Covid-19 yang baru, Van Kerkhove mendesak para pejabat kesehatan untuk waspada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kasus Baru Virus Corona, Ilmuwan China Klaim Strain Covid-19 dari Eropa

Ada Kasus Baru Virus Corona, Ilmuwan China Klaim Strain Covid-19 dari Eropa

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:55 WIB

Longgarkan Pembatasan, Kasus Covid-19 di China, Korsel, dan Mesir Meningkat

Longgarkan Pembatasan, Kasus Covid-19 di China, Korsel, dan Mesir Meningkat

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 15:40 WIB

Gara-gara Pelesir ke Luar Negeri, Kasus Covid-19 di China Naik Lagi

Gara-gara Pelesir ke Luar Negeri, Kasus Covid-19 di China Naik Lagi

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 12:24 WIB

Terkini

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

×