Waspada! 1 dari 5 Orang di Dunia Disebut Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Rabu, 17 Juni 2020 | 16:35 WIB
Waspada! 1 dari 5 Orang di Dunia Disebut Berisiko Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi virus corona [ABC Indonesia]

Suara.com - Ada sekitar 1,7 miliar orang yang memiliki kondisi kesehatan mendasar. Hal tersebut tentu berisiko pada kemungkinan terkena virus corona yang lebih besar.

Jumlah 1,7 miliar orang itu setara dengan kurang lebih 20 persen atau 1 banding 5 dari jumlah populasi dunia.

Dialansir dari New York Times, sebuah studi pemodelan baru menunjukkan sekitar 1,7 miliar orang di seluruh dunia rentan terinfeksi Covid-19. Perkiraan itu diterbitkan pada Senin (15/6/2020) di The Lancet Global Health.

Para peneliti menyusun 11 kategori kondisi kesehatan mendasari yang dapat meningkatkan risiko Covid-19 parah menggunakan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta lembaga kesehatan di Amerika Serikat dan Inggris.

Daftar ini termasuk pasien yang secara teratur menggunakan obat imunosupresif, seperti mereka yang mengalami gangguan autoimun atau sedang menjalani perawatan pelemahan kekebalan seperti kemoterapi.

"Tidak semua kondisi telah dipelajari dengan baik dalam konteks Covid-19," kata Dr. Lona Mody, seorang ahli epidemiologi di Universitas Michigan yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Kondisi yang masih sedikit dipelajari, misalnya tentang risiko untuk orang dengan HIV di mana baru tercantum dalam penelitian ini sebagai faktor yang berpotensi menyulitkan.

Nina Schwalbe, seorang peneliti kesehatan masyarakat di Universitas Columbia, menegaskan kembali bahwa siapapun yang terinfeksi virus corona berisiko terhadap Covid-19, keparahannya tergantung pada sejumlah faktor yang berhubungan dengan kesehatan.

Para peneliti mengumpulkan data dari Global Burden of Disease Study, survei epidemiologi global komprehensif yang terakhir diperbarui pada tahun 2017. Data tersebut digunakan untuk mengidentifikasi jumlah individu di seluruh dunia dengan setidaknya satu dari kondisi berisiko tinggi ini.Hampir 200 negara dimasukkan dalam penghitungan akhir.

baca juga

Secara total, analisis menemukan lebih dari seperlima populasi dunia mungkin berisiko lebih tinggi terkena Covid-19 yang lebih parah.

"Tetapi peningkatan risiko tidak setara dengan risiko tinggi, kategori yang merujuk hanya sebagian kecil pasien," kata Dr. Andrew Clark dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, penulis studi pertama.

Warga Afrika Selatan mengenakan masker ketika wabah virus corona.[Anadolu Agency]
Warga Afrika Selatan mengenakan masker ketika wabah virus corona.[Anadolu Agency]

"Bahkan jika mereka terinfeksi dengan virus corona, tidak semua orang dengan kondisi ini akan berkembang dan membutuhkan perawatan rumah sakit,” tambahnya.

Tetapi data tersebut dapat membantu pejabat kesehatan memfokuskan upaya penahanan pada orang yang rentan terhadap efek paling berbahaya dari virus corona.

"Mungkin pada akhirnya memprioritaskan mereka untuk vaksinasi," kata Clark.

Sejak awal pandemi, para peneliti telah mengetahui bahwa kondisi kronis dapat memperburuk penyakit. Sekarang, ada pemahaman yang lebih baik rinci tentang jumlah orang berisiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Amazon, Warga Pilih Konsumsi Teh Daun Jambu Untuk Atasi Gejala Covid-19

Di Amazon, Warga Pilih Konsumsi Teh Daun Jambu Untuk Atasi Gejala Covid-19

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:10 WIB

Manchester City Vs Arsenal, Adu Strategi Pep Guardiola Vs Mikel Arteta

Manchester City Vs Arsenal, Adu Strategi Pep Guardiola Vs Mikel Arteta

Bola | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:05 WIB

Harus Tahu, Ini Lima Kunci Menjaga Keamanan Makanan

Harus Tahu, Ini Lima Kunci Menjaga Keamanan Makanan

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2020 | 15:57 WIB

Terkini

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 20:40 WIB

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:37 WIB

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:32 WIB

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Dari Sel Telur hingga Kelahiran, Cara Baru Mengukur Keberhasilan Program IVF

Health | Kamis, 24 September 2026 | 20:29 WIB

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:27 WIB

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 20:25 WIB

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Baru Masuk Masa Transisi, TPA Putri Cempo Kembali Terbakar, Polisi Kerahkan Water Cannon

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:23 WIB

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:20 WIB

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:19 WIB

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:18 WIB

×