Amankah Menginap di Hotel saat Pandemi Covid-19 Belum Usai? Ini Saran CDC!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 19 Juni 2020 | 16:04 WIB
Amankah Menginap di Hotel saat Pandemi Covid-19 Belum Usai? Ini Saran CDC!
Ilustrasi hotel. (Pixabay)

Suara.com - Saat ini beberapa negara telah melonggarkan aturan pembatasan sosial, meskipun pandemi Covid-19 belum usai. Banyak orang mulai kembali bekerja, bertemu dengan teman maupun keluarga, pertokoan dan perhotelan yang mulai kembali beroperasi.

Tetapi, apakah aman menginap di hotel ketika masa pandemi Covid-19 belum usai?

Aman atau tidaknya itu tergantung pada tindakan pencegahan yang diambil oleh pihak hotel setelah aturan pembatasan sosial telah dilonggarkan.

Dilansir dari New York Post, Anda disarankan menghubungi dulu hotel yang dipilih untuk memastikan pelayanan dan kebersihannya demi meminimalkan risiko penularan virus corona Covid-19.

Ilustrasi Hotel Bintang Lima (Pixabay/Grungly)
Ilustrasi Hotel (Pixabay/Grungly)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan pengunjung hotel untuk memastikan staf yang melayani di tempat penginapan selalu mengenakan masker. Contohnya, petugas kebersihan dan restoran.

Selain itu, pihak hotel juga perlu menampilkan langkah pencegahan yang dilakukan melalui website atau media sosial. Tujuannya, pengunjung akan lebih yakin ketika hendak memilih tempat penginapan saat pandemi virus belum usai.

Pihak hotel juga perlu memberikan fasilitas baru, seperti tempat membersihkan tangan di lobi, mendesinfeksi permukaan yang sering disentuh (seperti tombol lift), mengeluarkan barang-barang tambahan di kamar yang tidak diperlukan serta mengganti sarapan prasmanan dengan makanan kemasan.

Dr. Albert Ko di Yale School of Public Health juga menyarankan orang yang menginap di hotel tetap menjaga jarak fisik untuk menghindari penularan virus corona antar pengunjung maupun staf.

Bila memungkinkan, Dr Albert Ko menyarankan pengunjung hotel untuk mengonsumsi makanan di luar dan tidak menggunakan fasilitas lift. Sebab, ruangan sempit seperti lift meningkatkan risiko penularan virus.

baca juga

Saran Albert ini pun sesuai dengan perintah CDC, yang meminta semua orang untuk menaiki tangga daripada lift guna meminimalkan risiko penularan virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Covid-19 Bisa Memicu Mysophobia, Kenali Tanda-tandanya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Memicu Mysophobia, Kenali Tanda-tandanya!

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 15:11 WIB

Pandemi Virus Corona Bisa Picu Mysophobia, Apa Itu?

Pandemi Virus Corona Bisa Picu Mysophobia, Apa Itu?

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 15:03 WIB

Cerita Pasien Thalasemia Sulit Dapat Pendonor Darah saat Pandemi Covid-19

Cerita Pasien Thalasemia Sulit Dapat Pendonor Darah saat Pandemi Covid-19

Video | Jum'at, 19 Juni 2020 | 13:09 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×