Waspada! 10 Masalah Sosial dan Kebiasaan ini Terkait dengan Risiko Kematian

Silfa Humairah Utami, Fita Nofiana

Selasa, 23 Juni 2020 | 08:30 WIB
Waspada! 10 Masalah Sosial dan Kebiasaan ini Terkait dengan Risiko Kematian
Ilustrasi perceraian [shutterstock]

10. Efektivitas negatif (termasuk emosi dan konsep diri yang buruk)

Ilustrasi masalah keuangan

Data tersebut berasal dari Studi Kesehatan dan Pensiun AS yang representatif secara nasional. Pesertanya berusia antara 50 hingga 104 tahun, dengan usia rata-rata 69,3. Survei-survei ini tidak menangkap setiap kesulitan yang mungkin terjadi tetapi temuan baru ini memberikan indikasi di mana berbagai faktor memiliki keterkaitan satu sama lain.

"Merokok telah dipahami sebagai salah satu penyebab kematian terbesar selama 40 tahun, tetapi dengan mengidentifikasi faktor lain seperti efektivitas negatif, maka kita dapat memikirkan intervensi apa yang diperlukan," kata Puterman.

Mahasiswa master kinesiologi UBC Benjamin Hives juga berkontribusi dalam penelitian ini, bersama dengan rekan Puterman dari Universitas Pennsylvania,  Universitas Johns Hopkins, University California San Francisco, dan Universitas Stanford.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kesehatan, Ahli Rekomendasikan Hanya Minum Segelas Alkohol per Hari

Demi Kesehatan, Ahli Rekomendasikan Hanya Minum Segelas Alkohol per Hari

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 17:44 WIB

Hubungan Asmara Bisa Rusak, 5 Dampak Buruk Suka Berteriak ke Pasangan

Hubungan Asmara Bisa Rusak, 5 Dampak Buruk Suka Berteriak ke Pasangan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2020 | 14:50 WIB

Siarkan Detik-Detik Kematian Pasien Covid-19, Saluran TV Ini Dikecam

Siarkan Detik-Detik Kematian Pasien Covid-19, Saluran TV Ini Dikecam

News | Senin, 22 Juni 2020 | 14:16 WIB

Terkini

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

×