Demi Kesehatan, Ahli Rekomendasikan Hanya Minum Segelas Alkohol per Hari

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 22 Juni 2020 | 17:44 WIB
Demi Kesehatan, Ahli Rekomendasikan Hanya Minum Segelas Alkohol per Hari
Alkohol bisa menyebabkan kematian. (pexels)

Suara.com - Sebuah komite federal dari Amerika Serikat menyarankan orang-orang untuk membatasi kebiasaan minum alkohol menjadi satu gelas per hari untuk pria, turun dari dua gelas per hari.

The Dietary Guidelines Advisory Committee terdiri dari ahli yang berkolaborasi untuk merilis panduan gizi yang diperbarui setiap lima tahun sekali berdasarkan studi baru, kebijakan serta program gizi dan kesehatan federal.

Fox News melaporkan pedoman Dietary Guidelines edisi 2020-2025 dari komite dikatakan akan keluar tahun ini.

Selain asupan alkohol yang diperketat, komite penasihat juga merekomendasikan pengurangan asupan gula. Sementara pedoman sebelumnya merekomendasikan 10% kalori berasal dari gula tambahan, untuk sekarang komite menyarankan 6% kalori.

Anggota komite Dr. Timothy Naimi, ahli epidemiologi alkohol di Boston Medical Center sekaligus profesor di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Universitas Boston, membahas bukti terbaru sebagai pembenaran untuk pengetatan pedoman konsumsi alkohol.

"Mengonsumsi dua minuman (alkohol) per hari di antara laki-laki dikaitkan dengan peningkatan dalam risiko kematian dibandingkan dengan satu minuman per hari berdasarkan data pengamatan," kata Naimi.

Standar satu minuman untuk alkohol (alcohol.stanford.edu)
Standar satu minuman untuk alkohol (alcohol.stanford.edu)

Batas konsumsi sebelumnya yang direkomendasikan untuk pria dan wanita, masing-masing dua dan satu gelas setiap hari, telah berlaku sejak 1990, dan didasarkan pada analisis teoritis awal, seperti perbedaan massa tubuh antara jenis kelamin.

"Bagi mereka yang minum alkohol, batasan yang disarankan untuk kesehatan yang lebih baik adalah satu minuman per hari untuk wanita dan pria," sambungnya.

Terlepas dari energi yang berasal dari kalori, etanol tidak memiliki nilai gizi dan banyak bukti menemukan kandungan di dalam alkohol berpeluang meningkatkan risiko kematian, kata anggota komite.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Perempuan Jadikan Alkohol Sebagai Pelarian? Studi Ini Ungkap Fakta

Benarkah Perempuan Jadikan Alkohol Sebagai Pelarian? Studi Ini Ungkap Fakta

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 18:06 WIB

Bahaya Tenggak Alkohol Oplosan, Bisa Bikin Buta Mendadak!

Bahaya Tenggak Alkohol Oplosan, Bisa Bikin Buta Mendadak!

Health | Sabtu, 02 Mei 2020 | 04:00 WIB

Dikira Bisa Matikan Virus Corona, 728 Warga Iran Tewas Keracunan Alkohol

Dikira Bisa Matikan Virus Corona, 728 Warga Iran Tewas Keracunan Alkohol

News | Selasa, 28 April 2020 | 07:59 WIB

Terkini

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

×