Hubungan Asmara Bisa Rusak, 5 Dampak Buruk Suka Berteriak ke Pasangan

Senin, 22 Juni 2020 | 14:50 WIB
Hubungan Asmara Bisa Rusak, 5 Dampak Buruk Suka Berteriak ke Pasangan
Ilustrasi perempuan berteriak. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan asmara. Kamu yang suka berteriak ke pasangan juga perlu waspada.

Komunikasi selalu dikatakan memegang peran penting dalam sebuah hubungan yang sehat. Sayangnya, bicara dengan berteriak atau sering membentak bukanlah bagian dari cara komunikasi yang baik.

Melansir Yourtango, Senin (22/6/2020), ada beberapa alasan mengapa kamu harus berhenti berteriak ke pasasangan sebelum kebiasaan itu berakhir merusak hubungan asmara yang dijalani.

Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)

1. Berteriak tidak membuatnya lebih memahamimu

Saat seseorang tidak mendengar atau tak memahami apa yang kamu ucapkan, kamu mungkin berpikir meninggikan suaramu akan membantu. Namun, itu hanya berlaku jika lawan bicaramu mengalami gangguan pendengaran.

Nyatanya, berteriak tidak membuat ucapanmu lebih didengarkan, apalagi dipahami. Sebaliknya, dia justru bisa menjadi muak karena kebiasaanmu itu.

2. Kamu menyakiti dia

Saat kamu berteriak, sebenarnya kamu telah membuat dia berada di posisi orang yang bersalah. Kamu juga cenderung tak memberinya kesempatan berbicara. Itu bisa menyakitinya karena dia tentu juga ingin didengarkan dan dipahami.

3. Kamu mungkin akan menyesali ucapanmu sendiri

Baca Juga: Biasanya Perhatian dan Tampak Bijaksana, Kenali 4 Tanda Pasangan Psikopat

Ketika sangat jengkel, pernahkah kamu mengatakan sesuatu yang kemudian kamu sesali?

Ilustrasi pasangan stres saat konflik. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan stres saat konflik. (Shutterstock)

Logika sebenarnya tidak berfungsi dengan baik saat kamu marah-marah. Kamu mungkin saja mengucapkan hal-hal yang tidak seharusnya sehingga membuat hubungan asmara kalian menjadi runyam.

4. Berteriak tidak membuatmu merasa lebih baik

Kamu menyesal karena mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya. Saat mencoba minta maaf dan memperbaiki situasi, dia sudah terlanjur sakit hati. Nah, bukankah itu artinya berteriak tidak bisa membuatmu merasa lebih baik tapi malah rawan menimbulkan masalah baru?

5. Kebiasaan buruk itu bisa membuatnya menjauh darimu

Bayangkan jika posisinya dibalik dan dia lah yang sangat sering berteriak padamu. Pahamilah bahwa pada dasarnya, situasi itu bisa membuat siapapun tidak betah sehingga sangat mungkin untuk memilih pergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI