Hubungan Asmara Bisa Rusak, 5 Dampak Buruk Suka Berteriak ke Pasangan

Rima Sekarani Imamun Nissa
Hubungan Asmara Bisa Rusak, 5 Dampak Buruk Suka Berteriak ke Pasangan
Ilustrasi perempuan berteriak. (Shutterstock)

Jangan sampai hubungan asmara kalian berakhir kandas.

Suara.com - Ada banyak kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan asmara. Kamu yang suka berteriak ke pasangan juga perlu waspada.

Komunikasi selalu dikatakan memegang peran penting dalam sebuah hubungan yang sehat. Sayangnya, bicara dengan berteriak atau sering membentak bukanlah bagian dari cara komunikasi yang baik.

Melansir Yourtango, Senin (22/6/2020), ada beberapa alasan mengapa kamu harus berhenti berteriak ke pasasangan sebelum kebiasaan itu berakhir merusak hubungan asmara yang dijalani.

Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)

1. Berteriak tidak membuatnya lebih memahamimu

Saat seseorang tidak mendengar atau tak memahami apa yang kamu ucapkan, kamu mungkin berpikir meninggikan suaramu akan membantu. Namun, itu hanya berlaku jika lawan bicaramu mengalami gangguan pendengaran.

Nyatanya, berteriak tidak membuat ucapanmu lebih didengarkan, apalagi dipahami. Sebaliknya, dia justru bisa menjadi muak karena kebiasaanmu itu.

2. Kamu menyakiti dia

Saat kamu berteriak, sebenarnya kamu telah membuat dia berada di posisi orang yang bersalah. Kamu juga cenderung tak memberinya kesempatan berbicara. Itu bisa menyakitinya karena dia tentu juga ingin didengarkan dan dipahami.

3. Kamu mungkin akan menyesali ucapanmu sendiri

Ketika sangat jengkel, pernahkah kamu mengatakan sesuatu yang kemudian kamu sesali?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS