Benarkah Pasta Gigi Charcoal Aman dan Efektif Memutihkan Gigi?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 23 Juni 2020 | 15:58 WIB
Benarkah Pasta Gigi Charcoal Aman dan Efektif Memutihkan Gigi?
Pasta gigi arang (Freepik)

Suara.com - Produk pasta gigi dengan kandungan charcoal atau arang aktif dikatakan dapat memutihkan gigi karena adanya "bahan alami". Banyak produsen mengklaim arang aktif dapat mendetoksifikasi mulut dan menghilangkan noda pada gigi.

Sebuah tinjauan studi 2017 terhadap pasta gigi berbasis arang yang terbit dalam Journal of American Dental Association menemukan 96% pasta gigi arang diklaim memiliki manfaat memutihkan dan 46% memiliki kemampuan detoksifikasi gigi.

Namun, ada satu masalah dalam satu studi tersebut, yaitu tidak ada definisi yang disepakati secara ilmiah tentang apa artinya mendetoksifikasi sesuatu, termasuk mulut. Dan sebagian besar klaim ini tidak didukung oleh bukti.

"Kami khawatir (produk ini) dapat membahayakan gigi," kata John Brooks, profesor klinis di Departemen Onkologi dan Ilmu Diagnostik di University of Maryland School of Dentistry, Baltimore.

Dalam sebuah studi 2019 di Journal of Applied Oral Sciences, para peneliti menodai 90 gigi sapi dengan teh hitam pekat dan kemudian menggunakan beberapa bahan pemutih gigi untuk melihat mana yang memiliki kinerja terbaik.

Pasta gigi arang (Freepik)
Pasta gigi arang (Freepik)

Meskipun arang aktif bukan menjadi yang terbaik, bahan ini memang memutihkan setelah empat minggu, kata peneliti.

Tetapi, Brooks mengatakan satu penelitian kecil bukan bukti yang cukup untuk menunjukkan arang adalah produk gigi yang efektif atau aman.

Faktanya, Brooks dan banyak praktisi lain khawatir partikel abrasif arang dapat menghilangkan lapisan enamel, permukaan luar yang keras pada gigi untuk melindungi dari kerusakan, dan membuat gigi rentan menguning.

Brooks dan rekan-rekannya juga mengulas obat kumur yang mengandung arang. Dalam sebuah studi 2020 yang terbit dalam British Dental Journal, mereka memeriksa partikel arang dengan mikroskop elektron dan menemukan partikel-partikel ini sangat tajam.

baca juga

"Pada dasarnya (seperti) berkumur dengan batu," kata Brooks, dilansir Live Science.

Brooks juga memperingatkan arang mengandung setidaknya empat hidrokarbon yang diakui oleh pemerintah federal AS sebagai bahan yang kemungkinan karsinogen.

Ia mengkhawatirkan beberapa orang akan bertindak ekstrem, menggunakan produk arang lebih sering daripada yang direkomendasikan dengan harapan gigi mereka menjadi sangat putih bersih.

"Dalam kasus ini, paparan kronis dapat berbahaya, terutama karena toksisitas produk ini tidak diuji," kata Brooks.

Sebagai gantinya, Brooks menyarankan untuk menggunakan perawatan atau pasta gigi yang mengandung peroksida sebagai pemutih. Bahan ini juga sudah disetujui oleh American Dental Association.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Warna Garis di Pasta Gigi Tandakan Bahan Dasar? Begini Faktanya

Benarkah Warna Garis di Pasta Gigi Tandakan Bahan Dasar? Begini Faktanya

Health | Minggu, 21 Juni 2020 | 10:00 WIB

Jangan Menyikat Gigi Terlalu Keras, Dokter Peringatkan Risikonya!

Jangan Menyikat Gigi Terlalu Keras, Dokter Peringatkan Risikonya!

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 14:20 WIB

Triclosan pada Pasta Gigi Ternyata Berbahaya Bagi Tulang

Triclosan pada Pasta Gigi Ternyata Berbahaya Bagi Tulang

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 13:46 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×