Ranking 163 Soal Pengujian, Indonesia Bisa Jadi Episentrum Covid-19?

Silfa Humairah Utami, Fita Nofiana

Rabu, 24 Juni 2020 | 07:06 WIB
Ranking 163 Soal Pengujian, Indonesia Bisa Jadi Episentrum Covid-19?
Beberapa pekerja kantoran berjalan bersama usai jam kantor di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (8/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indonesia disebut bisa menjadi epsentrum baru persebaran virus corona dunia karena masih belum berhasil sedikit saja menaklukan pandemi. Hal tersebut dianalis oleh seorang jurnalis terkmuka Australia, James Masola.

Dilansir dari The Sydney Morning Herald (SMH), Indonesia telah berada di tepi jurang yang tidak menyenangkan, dengan pemerintah nasional menunjukkan beberapa tanda bahwa negara itu harus mengambil keputusan sulit yang diperlukan.

"Sementara perhatian dunia difokuskan pada Amerika Serikat, India, Rusia dan Brasil yang mencatat angka infeksi harian dalam puluhan ribu, Indonesia saat ini berada di bawah radar," catat Masola yang juga merupakan koresponden Asia Tenggara berbasis di Jakarta. Dia sebelumnya adalah koresponden politik utama yang berbasis di Canberra.

Selama delapan dari 10 hari terakhir, Indonesia telah mencatat lebih dari 1000 infeksi baru setiap hari dan para ahli epidemiologi khawatir jumlah kasus dapat melewati 60.000 pada hari berikutnya dua minggu (saat ini sudah mencapai 47.896).

"Yang jauh lebih memprihatinkan adalah tingkat pengujian yang sangat rendah dan tingkat kematian yang tinggi secara proporsional," tambah Masola.

Indonesia mendekam di peringkat 163 untuk tingkat pengujian, hanya melakukan 2.193 tes per satu juta orang.

Pada hari Selasa (23/6/2020), negara mencatata 1.051 infeksi baru menjadu 47.896 kasus dengan tingkat kematian 2.535 orang.

Terlepas dari tren peningkatan infeksi yang jelas, banyak negara telah mulai melonggarkan pembatasan termasuk Indonesia. Transportasi umum, penerbangan, pusat perbelanjaan, gereja dan masjid semuanya mulai dibuka kembali di kota-kota termasuk di Jakarta.

Ekonomi mulai dibuka, bahkan untuk sektor pariwisata.

baca juga

"Yang lebih memprihatinkan adalah jumlah anak yang meninggal karena virus. Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa ratusan anak diyakini telah meninggal karena Covid-19," tulis Masola.

"Secara resmi, angka kematian untuk orang di bawah 18 adalah 28 kasus tetapi ada 380 anak meninggal telah diklasifikasikan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Sejak awal, pemerintah Indonesia telah menangani pandemi ini dengan buruk," imbuhnya.

Ilustrasi menggali kuburan. (Pexels)
Ilustrasi menggali kuburan. (Pexels)

Masola menyatakan, bahwa respon pemerintah Indonesia di awal kasus cukup mengkhawatirkan. Pada awal Menteri Kesehatan menyatakan bahwa kekuatan doa akan melindungi negara. Kemudian Presiden Joko Widodo mengakui informasi telah dirahasiakan dari publik untuk menghindari kecemasan.

"Kemudian ada banyak pembatasan yang tertunda, larangan pada orang mudik, tingkat pengujian yang buruk, dan sekarang pelonggaran pembatasan meski jumlah kasus meningkat," tulis Masola di SMH.

Ia menegaskan, bahwa pemerintah memiliki dua pilihan dalam menghadapi pandemi, yakni: Pertama, mengambil langkah-langkah yang jauh lebih kuat untuk menghentikan penyebaran penyakit, termasuk meningkatkan pengujian dan menerapkan kembali penguncian. Kedua,  jika tidak melakukan yang pertama maka konsekuensinya akan terus mengorbankan nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Pabrik Rokok Ditutup 14 Hari Gegara Karyawannya Positif Corona

Lagi, Pabrik Rokok Ditutup 14 Hari Gegara Karyawannya Positif Corona

Jatim | Selasa, 23 Juni 2020 | 23:47 WIB

Ikuti Tes Massal, 25 Pegawai Unhas Dikabarkan Positif Covid-19

Ikuti Tes Massal, 25 Pegawai Unhas Dikabarkan Positif Covid-19

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 02:00 WIB

Kasus Virus Corona Meroket, Jerman Kembali Lakukan Lockdown

Kasus Virus Corona Meroket, Jerman Kembali Lakukan Lockdown

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah

Lewat Cara Ini Biaya Pembangunan Rumah Justru Lebih Murah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati

Guncang Lamongan Sound Fest 2026, SPL Audio Panen Transaksi hingga Terima Penghargaan Bupati

Jatim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:10 WIB

4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat

4 Rekomendasi Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Prinsip Feng Shui, Mudah Dirawat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI,  BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:56 WIB

5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau

5 Merek Sepatu Lokal dengan Visual Keren dan Harga Terjangkau

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi

Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47 WIB

PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan

PANI Perkuat Komunikasi Korporasi untuk Jaga Kepercayaan Pemangku Kepentingan

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:45 WIB

×