Pertimbangkan Lagi, Benarkah Daging Putih Lebih Sehat dari Daging Merah?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 28 Juni 2020 | 14:00 WIB
Pertimbangkan Lagi, Benarkah Daging Putih Lebih Sehat dari Daging Merah?
Ilustrasi daging putih (Shutterstock)

Suara.com - Kepercayaan tentang daging merah (daging sapi, babi, kambing) mengandung lebih banyak lemak jenuh (jenuh) daripada daging putih (daging unggas dan ikan) telah tersebar luas. Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kolesterol darah serta penyakit jantung menjadi lebih buruk.

Namun, sebuah penelitian observasional pada 2019 menemukan daging putih sama berbahayanya dengan kadar kolesterol dalam daging merah.

Penelitian ini dipimpin oleh Ronald Krauss, ilmuwan senior dan direktur Penelitian Aterosklerosis di Rumah Sakit Anak Oakland Research Institute, California. Ilmuwan menguji bagaimana asupan daging putih dapat memengaruhi kadar lipid dan lipoprotein yang dapat menyebabkan terbentuknya timbunan lemak di arteri.

Dilansir Medical News Today, studi ini menemukan bahwa tidak makan daging sama sekali dapat menurunkan kolesterol darah jauh lebih banyak dari yang diyakini peneliti sebelumnya.

Mengonsumsi daging merah dan putih meningkatkan kadar kolesterol darah lebih dari konsumsi protein nabati dengan kadar yang setara.

Daging Merah, Unggas, Ikan. (Shutterstock)
Daging Merah, Unggas, Ikan. (Shutterstock)

"Ini terutama disebabkan oleh peningkatan partikel kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol buruk yang tinggi," catat penulis.

Kadar kolesterol yang meningkat tidak bergantung pada apakah makanan yang dimakan memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi.

"Ketika kami merencanakan penelitian ini, kami mengira daging merah memiliki efek yang lebih buruk dalam kadar kolesterol darah daripada daging putih, tetapi kami terkejut bahwa ini tidak terjadi, pengaruhnya terhadap kolesterol sama persis ketika kadar lemak jenuh setara," tulis Krauss.

Penulis senior menambahkan sumber protein nondaging, seperti sayuran, susu, dan kacang-kacangan, memiliki efek paling menguntungkan dalam kadar kolesterol. Namun, penulis juga mencatat penelitian ini tidak termasuk daging sapi, ikan, atau daging olahan.

baca juga

"Penelitian ini adalah yang pertama dalam menunjukkan kedua kategori protein daging menghasilkan konsentrasi LDL yang lebih tinggi daripada yang dihasilkan dari sumber protein nabati," demikian kesimpulan peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Raya Idul Fitri, Hati-hati Daging Ayam Juga Tingkatkan Kolesterol!

Hari Raya Idul Fitri, Hati-hati Daging Ayam Juga Tingkatkan Kolesterol!

Health | Minggu, 24 Mei 2020 | 07:57 WIB

Daging Merah atau Olahan Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Daging Merah atau Olahan Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:37 WIB

Lebih Murah Daripada Daging, Ini 5 Sumber Protein Nabati Terbaik

Lebih Murah Daripada Daging, Ini 5 Sumber Protein Nabati Terbaik

Health | Senin, 27 April 2020 | 13:40 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB