Duh, 2 Anak Meninggal Akibat Penyakit Kawasaki Terkait Covid-19

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 10 Juli 2020 | 08:28 WIB
Duh, 2 Anak Meninggal Akibat Penyakit Kawasaki Terkait Covid-19
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Virus corona Covid-19 sempat dikabarkan bisa menyebabkan kondisi mirip penyakit Kawasaki. Kini, dua anak telah meninggal dunia karena penyakit mirip Kawasaki yang dikaitkan dengan virus corona Covid-19.

Sebuah studi asal Inggris di unit perawatan intensif anak-anak melihat data dari 78 anak, sebanyak 15 di antaranya dirawat di bangsal perawatan intensif setelah mengalami gejala penyakit radang yang langka.

Mereka menjalani perawatan intensif selama enam minggu sejak April hingga Mei 2020 untuk menangani kondisi yang disebut Sindrom Multi-Sistem Inflamasi Anak.

Penelitian yang diterbitkan oleh Royal College of Paediatrics and Child Health menemukan, bahwa sementara mayoritas anak-anak dipulangkan dari rumah sakit dalam waktu seminggu, tapi dua anak meninggal karena kondisi tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir ada sejumlah laporan tentang anak-anak yang menjalani perawatan di rumah sakit karena peradangan.

Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Kondisi mereka menyerupai Sindrom Syok Beracun dan penyakit Kawasaki. Menurut laporan yang dilansir dari The Sun, anak-anak yang mengalami kondisi itu ada di beberapa negara bagian di AS, Inggris dan Eropa.

Studi ini menyatukan sejumlah besar studi kasus di mana anak-anak perlu bantuan untuk hidup. Data rumah sakit pun mengungkapkan bahwa ada peningkatan rata-rata 11 kali lipat, dengan puncaknya 26 kali lipat dalam perawatan intensif dibandingkan dengan kondisi inflamasi lainnya.

Pada semua kasus, anak-anak juga mengalami demam, sakit perut, muntah dan syok. Dari mereka yang dirawat di rumah sakit, 78 persen berasal dari komunitas BAME (Hitam, Asia, Etnis Minoritas).

Data juga mengungkapkan bahwa sebagian besar anak-anak tidak terinfeksi Covid-19, tetapi mereka memiliki antibodi terhadap virus. Artinya, mereka mungkin telah terinfeksi virus sebelumnya.

baca juga

Para peneliti mengatakan perawatan intensif berkualitas tinggi diperlukan untuk anak-anak yang datang dengan sindrom tersebut.

Dr Patrick Davies, Peneliti utama pada makalah dan konsultan pediatrik intensivist di Rumah Sakit Anak Nottingham, mengatakan kunci untuk perawatan yang sukses adalah kolaborasi erat dengan banyak spesialis.

Sementara itu, Dr Barney Scholefield, penulis senior dan konsultan perawatan intensif pediatrik di Birmingham Women's and Children's NHS Foundation Trust, mengatakan sekelompok besar dokter perawatan intensif anak-anak dari seluruh NHS telah bekerjasama untuk menangani kondisi ini.

“Kolaborasi yang berhasil telah menghasilkan banyak informasi untuk membantu menangani kasus saat ini dan dalam gelombang COVID-19 di masa depan," jelas Dr Barney.

Pakar lain juga mengatakan pentingnya untuk mencatat bahwa ini adalah kondisi baru. Dr. Padmanabhan Ramnarayan, penulis senior dan konsultan dalam pengambilan perawatan intensif anak di Rumah Sakit Great Ormond Street, mengatakan dokter di seluruh dunia telah membuat kemajuan luar biasa dalam memahaminya.

“Namun, banyak aspek dari kondisi ini yang masih belum jelas, seperti penyebab kondisi itu hanya memengaruhi beberapa anak atau bentuk implikasi jangka panjang dari kondisi ini," kata Dr Padmanabhan.

Dr Padmanabhan mengatakan salah satu temuan penelitiannya adalah komplikasi seperti aneurisma koroner memang terjadi pada sebagian kecil pasien. Temuan ini tentu menyoroti pentingnya menindaklanjuti pasien dalam kondisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Pulihkan Pembelajaran Pascagempa Manggarai, Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar & Konektivitas Digital

Pulihkan Pembelajaran Pascagempa Manggarai, Telkom Hadirkan Fasilitas Belajar & Konektivitas Digital

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Bukan Cuma Main Game: Mengapa Anak SD Sekarang Lebih Betah di Roblox?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Sephora Kids dan Obsesi Skincare Dini: Saat Anak SD Lupa Caranya Bermain

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:21 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Lindungi Paru Anak dari Abu Krakatau! Jangan Nyalakan Kipas Angin, AC Harus Mode Resirkulasi

Lindungi Paru Anak dari Abu Krakatau! Jangan Nyalakan Kipas Angin, AC Harus Mode Resirkulasi

News | Senin, 07 September 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×