Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi Parah, Cek Warna Urine Anda!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 13 Juli 2020 | 12:49 WIB
Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi Parah, Cek Warna Urine Anda!
Ilustrasi buang air kecil (shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi adalah kondisi umum yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit kronis mematikan. Tekanan darah tinggi juga dikenal sebagai hipertensi yang memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah dan organ vital.

Kondisi ini bisa menyebabkan beberapa komplikasi mematikan, termasuk stroke dan serangan jantung. Karena itu, Anda perlu memahami gejala hipertensi sedini mungkin.

Salah satu tanda peringatan utama tekanan darah tinggi adalah adanya darah di dalam urine. Menurut Mayo Clinic dilansir dari Express, urine orang yang hipertensi biasanya berwarna merah atau cola jika bercampur darah.

Kondisi itu disebabkan oleh darah di perut yang dikenal sebagai hematuria dan biasanya tidak menyakitkan. Jika ada darah di dalam urine, Anda harus segera berbicara dengan dokter.

"Anda mungkin tidak tahu tanda bahaya dari hipertensi atau tekanan darah tinggi. Cara terbaik untuk mengetahui tekanan darah tinggi yaitu melalui pemeriksaan rutin," jelas situs medis tersebut.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Jika tekanan darah Anda tinggi, mungkin ada gejala tertentu yang perlu diwaspadai, termasuk sakit kepala, mimisan, kelelahan, masalah penglihatan, nyeri dada, kesulitan bernapas, detak jantung tak teratur, darah dalam utine dan rasa sakit di leher dan telinga.

Dalam hal ini, adanya darah di dalam urine salah satu yang perlu diwaspadai dan dikhawatirkan karena butuh tindakan segera.

Tapi, darah di dalam urine tidak selalu pertana hipertensi. Karena, hematuria juga bisa terjadi akibat sejumlah kondisi medis lainnya.

Semua orang berisiko mengalami urine berdarah akibat berbagai kondisi medis. Tapi, pria usia di atas 50 tahun adalah yang paling berisiko.

baca juga

Anda juga bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi dengan mengonsumsi makanan yang sehat, seimbang dan olahraga teratur.

Sebab, tekanan darah tinggi termasuk penyakit "silent killer", yng gejalanya bisa muncul ketika kadar tekanan darah sudah terlalu tertinggi.

Sehingga pria dewasa di atas usia 40 tahun perlu memeriksakan tekanan darahnya setidaknya setiap 5 tahun sekali. Anda bisa memeriksa tekanan darah dengan mengujungi dokter maupun apotek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Roti Ini Gunakan Urine Untuk Rendam Gandum, Berani Coba?

Tukang Roti Ini Gunakan Urine Untuk Rendam Gandum, Berani Coba?

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:30 WIB

Jalankan Perintah Kapolri, Polda Metro Cek Urine Anggota Sebulan Sekali

Jalankan Perintah Kapolri, Polda Metro Cek Urine Anggota Sebulan Sekali

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 08:58 WIB

Jambu Biji Ternyata Bisa Turunkan Tekanan Darah dan Risiko Sakit Jantung!

Jambu Biji Ternyata Bisa Turunkan Tekanan Darah dan Risiko Sakit Jantung!

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:53 WIB

Terkini

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

Wavi Zihan dan Ihsan Tarore Ungkap Tantangan Main di Film Horor Rambut Sewu

Wavi Zihan dan Ihsan Tarore Ungkap Tantangan Main di Film Horor Rambut Sewu

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

Beli Rusun tapi Tak Kunjung Dibangun? DPRD DKI Godok Skema Uang Kembali

Beli Rusun tapi Tak Kunjung Dibangun? DPRD DKI Godok Skema Uang Kembali

News | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

Ulasan Flex x Cop 2: Aksi Detektif Sultan yang Makin Seru dan Menarik

Ulasan Flex x Cop 2: Aksi Detektif Sultan yang Makin Seru dan Menarik

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

Kopdes Merah Putih Mulai Operasi Oktober, Manajer Sudah Siap

Kopdes Merah Putih Mulai Operasi Oktober, Manajer Sudah Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:23 WIB

Eugenia Diva Sumbang Perunggu, Indonesia Koleksi 6 Medali di Asian Games 2026

Eugenia Diva Sumbang Perunggu, Indonesia Koleksi 6 Medali di Asian Games 2026

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:22 WIB

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:21 WIB

Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:20 WIB

×