Hasil Autopsi Pasien Covid-19 Meninggal, Semua Alami Pembekuan Darah

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 15 Juli 2020 | 10:29 WIB
Hasil Autopsi Pasien Covid-19 Meninggal, Semua Alami Pembekuan Darah
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Hasil penelitian menunjukkan setiap pasien Covid-19 meninggal menunjukkan tanda-tanda pembekuan darah.

Spesialis penyakit menular dari Imperial College London, Profesor Graham Cooke, melakukan analisis pasien dengan post-mortem atau sejenis autopsi pasien yang meninggal karena Covid-19.

Hasilnya sangat jelas menunjukkan bahwa semua pasien Covid-19 mengalami pembekuan darah. Meski bukan jadi penyebab langsung terjadinya kematian, namun teori mengatakan keadaan ini menyebabkan komplikasi vaskular atau penyakit jantung.

Meski diketahui Covid-19 menyerang paru-paru, tapi virus ini juga bisa menyerang organ lain. Gumpalan darah ini bermunculan dan menyebabkan komplikasi yang mengejutkan. Kemudian uji coba obat pun digunakan untuk menghentikan terjadinya penyumbatan pembuluh darah.

“Kami melakukan serangkaian post mortem (autopsi) yang sangat besar, menunjukan dengan sangat jelas bahwa setiap pasien yang kami temui memiliki bukti trombosis (pembekuan darah) di suatu tempat,” ujar Prof. Cooke saat membahas penelitiannya, mengutip Dailymail, Rabu (15/7/2020).

Gumpalan trombosit atau pembekuan darah ini terjadi di beberapa organ, paling sering Prof. Cooke temukan pembekuan di pembuluh darah jantung dan di jaringan vena jantung.

Pembekuan darah terjadi biasanya dalam bentuk bola, dan berkumpul lalu menyumbat jaringan yang seharusnya mengalirkan darah secara lancar. Profesor yang juga terlibat dalam penelitian di NHS itu menyimpulkan jika Covid-19 adalah penyakit multi sistem.

Profesor Roopen Arya dari King's College London memperkirakan pada Mei ada sebanyak 30 persen pasien Covid-19 di rumah sakit yang mengalami pembekuan darah.

"Saya pikir sudah menjadi jelas bahwa trombosis (pembekuan darah) adalah masalah utama," kata Prof. Arya.

baca juga

Di sisi lain, para ahli tidak mengerti mengapa virus bisa menyebabkan penyumbatan karena pembekuan darah. Teori yang mungkin terjadi, kemungkinan ini adalah reaksi berlebihan dari kekebalan tubuh untuk melawan virus yang disebut badai sitokin.

Respon sistem imun berlebihan inilah yang bisa merusak jaringan sehat. Seperti yang ditemukan para ilmuwan dari Universitas Utah, peradangan dari virus memicu perilaku sel darah menjadi hiperaktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dexamethasone Diklaim Mampu Sembuhkan Covid-19

Dexamethasone Diklaim Mampu Sembuhkan Covid-19

Video | Rabu, 15 Juli 2020 | 09:00 WIB

Cerita Pilu Noval Jadi Yatim Piatu Dalam 2 Hari karena Covid-19

Cerita Pilu Noval Jadi Yatim Piatu Dalam 2 Hari karena Covid-19

Jatim | Selasa, 14 Juli 2020 | 21:35 WIB

Studi: Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Masih Bisa Alami Komplikasi Otak

Studi: Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Masih Bisa Alami Komplikasi Otak

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:26 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×