Bayi yang Terinfeksi Virus Corona Alami Gejala Ringan, Begini Kata Ilmuwan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 22 Juli 2020 | 15:28 WIB
Bayi yang Terinfeksi Virus Corona Alami Gejala Ringan, Begini Kata Ilmuwan
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Hingga kini peneliti masih belum dapat memecahkan teka-teki bagaimana infeksi virus corona memengaruhi bayi. Ada beberapa hipotesis tentang hal ini.

Studi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada April 2020 melaporkan 398 infeksi pada anak di bawah usia satu tahun, sebagian besar dari bayi ini mengalami gejala ringan.

Ulasan baru-baru ini dalam Italian Journal of Pediatrics, yang mengamati bayi baru lahir hingga usia enam bulan, menemukan mereka yang terinfeksi biasanya menunjukkan sedikit batuk, pilek dan demam yang hilang dalam seminggu atau lebih. Penelitian lain menunjukkan reaksi minor yang serupa.

Dilansir dari Scientific American, hal ini meninggalkan tanda tanya besar, mengapa demikian?

Salah satu hipotesis berfokus pada seberapa mudah virus corona dapat masuk ke jaringan tubuh, yaitu melalui reseptor ACE2 dan 'membajak mesin sel' tersebut untuk bereplikasi. Salinan ini kemudian menyerang sel baru.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Pemikirannya adalah sel-sel bayi hanya memiliki sedikit reseptor ACE2, sedangkan sel-sel dari orang dewasa mungkin menyimpan ribuan. Dengan lebih sedikit 'titik masuk', bisa jadi lebih sulit bagi virus untuk menerobosnya.

Atau, sistem kekebalan bayi mungkin belum matang untuk menyerang SARS-CoV-2, mengingat sebagian besar parahnya Covid-19 tampaknya disebabkan oleh respon imun yang kuat.

Meski begitu, bayi masih termasuk dalam golongan orang yang berisiko tinggi tertular Covid-19. Tingkat risikonya akan menurun seiring bertambahnya usia.

"Ini adalah 'tarian' yang terjadi antara virus dan sistem kekebalan tubuh kita sendiri," jelas Rana Chakraborty, seorang spesialis penyakit menular anak di Mayo Clinic.

baca juga

Jika pertahanan tubuh bereaksi terlalu sedikit, virus akan bisa mengambil alih. Namun, reaksi berlebihan bisa sama mematikannya.

Jadi, anak-anak dimulai usia sekitar satu tahun, mungkin berada di sweet spot antara bayi, yang sistem kekebalannya belum sepenuhnya kuat, dan orang dewasa, yang pertahanannya terkadang bereaksi secara cepat.

Sebagai ilustrasi bayi kembar. (Antara)
Ilustrasi bayi baru lahir di tengah pandemi virus corona (Antara)

Mendukung hipotesis di atas, sebuah penelitian oleh Leena B. Mithal, spesialis penyakit menular anak di Northwestern University, terhadap 18 bayi di bawah 90 hari yang dites positif SARS-CoV-2 di Rumah Sakit Anak Ann & Robert H. Lurie Chicago menemukan meski setengah dari mereka dirawat di rumah sakit, tidak ada yang memerlukan perawatan intensif.

"Saya pikir itu meyakinkan, bahwa bayi muda sebenarnya mungkin tidak secara khusus berisiko tinggi mengalami penyakit (Covid-19) parah dan kritis, karena kami awalnya khawatir," kata Mithal.

Tapi, peneliti tetap memperingatkan para orangtua untuk menjaga buah hati mereka dari penularan virus corona ini.

"Orang tua harus menyadari bahwa penting untuk melindungi anak-anak, bukan (hanya) dari infeksi itu sendiri, karena itu ringan, tetapi juga dari sindrom pascainflamasi ini," kata Asif Noor, asisten profesor klinis pediatri di New York University.

Mereka juga mengingatkan untuk tetap membatasi kunjungan ke tempat umum selama beberapa bulan pertama bayi dan meminta setiap orang berdiri minimal satu meter dari bayi yang baru lahir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Jenis, Penyebab dan Pengobatan Stroke Pada Bayi dan Anak

Kenali Jenis, Penyebab dan Pengobatan Stroke Pada Bayi dan Anak

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 19:06 WIB

Dicurigai Meninggal Kena Covid-19, Jasad Bayi Dibuang ke Sungai

Dicurigai Meninggal Kena Covid-19, Jasad Bayi Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:36 WIB

Pertama Kali! Bayi Baru Lahir di Riau Positif Corona

Pertama Kali! Bayi Baru Lahir di Riau Positif Corona

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 10:43 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×