Kenali Jenis, Penyebab dan Pengobatan Stroke Pada Bayi dan Anak

Risna Halidi

Selasa, 21 Juli 2020 | 19:06 WIB
Kenali Jenis, Penyebab dan Pengobatan Stroke Pada Bayi dan Anak
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Stroke tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa tetapi juga pada bayi dan anak. Hal tersebut diutarakan oleh pengurus Asosiasi Sel Punca Indonesia atau ASPI, dr Dito Anurogo MSc seperti yang Suara.com kutip di Antara.

Kata Dito, meski kasus stroke pada bayi dan anak cenderung jarang ditemui di keseharian, masalah kesehatan tersebut tetap berpotensi mengancam jiwa serta masa depan bayi dan anak.

Stroke yang terjadi dari usia 28 minggu kehamilan hingga 28 hari kehidupan postnatal diklasifikasikan sebagai stroke bayi (perinatal stroke). Stroke yang terjadi setelah 28 hari postnatal hingga anak berusia 18 tahun diklasifikasikan sebagai stroke anak (childhood stroke).

Umumnya, stroke pada bayi dan anak dibedakan menjadi stroke akibat perdarahan (hemoragik), stroke akibat sumbatan (iskemik), dan stroke akibat jendalan atau gumpalan (CSVT atau cerebral sinovenous thrombosis).

Stroke pada bayi (perinatal stroke) secara umum dibagi dua, yakni stroke iskemik dan hemoragik.

Angka kejadiannya cukup bervariasi. Stroke iskemik terjadi 1 dari 3500-10 ribu bayi baru lahir. Angka insidensi stroke hemoragik perinatal sebesar 1 per 6300 bayi lahir hidup. Angka prevalensi stroke hemoragik perinatal 6,2 per 100 ribu bayi lahir hidup.

Stroke pada anak (childhood stroke) juga dibedakan menjadi stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik memengaruhi 1-2 per 100 ribu anak setiap tahunnya di negara-negara maju.

Stroke hemoragik pada anak dapat berupa perdarahan intraserebral (ICH), perdarahan intraventricular (IVH), atau perdarahan subarachnoid (SAH). Adapun angka insidens stroke hemoragik pada anak sekitar 1-1,7 per 100 ribu anak per tahun.

Pada tahun 2013, terdapat 97.792 kasus stroke iskemik anak dan 67.621 stroke hemoragik anak. Jumlah itu menunjukkan peningkatan 35 persen dari keseluruhan prevalensi stroke pada anak sejak tahun 1990. Jelaslah bahwa problematika stroke anak telah menjadi isu kesehatan global.

baca juga

Penyebab
Penyebab stroke iskemik adalah keberadaan sumbatan pembuluh darah arteri di otak. Umumnya karena jendalan atau gumpalan, yang dalam dunia kedokteran disebut sebagai thrombus atau thromboembolism.

Stroke melibatkan pembuluh darah otak (middle cerebral artery), dan menyerang beberapa area di otak, misalnya: otak besar (cerebellum), batang otak, thalamus, lobus temporal mesial (bagian samping otak), lobus occipital (bagian belakang otak).

Proses kematian sel (nekrosis) berlangsung cepat di inti daerah iskemik di otak, begitu pula apoptosis (kematian sel akibat bunuh diri) terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari di otak yang disebut sebagai daerah penumbra.

Beberapa faktor risiko pemicu seperti: infeksi, penyakit pembuluh darah arteri, penyakit jantung bawaan, kelainan darah, juga faktor risiko dari ibu seperti: mandul, keracunan kehamilan (preeclampsia), penyakit autoimun, dan penggunaan obat juga meningkatkan risiko bayi dan anak menderita stroke iskemik.

Sekitar 20 persen stroke iskemik dapat disebabkan oleh pembedahan atau operasi (dissection).

Sementara stroke hemoragik terjadi akibat multifaktorial serta memiliki beragam faktor risiko. Stroke hemoragik pada bayi disebabkan kecelakaan, kerentanan perdarahan (bleeding diatheses), konsumsi salisilat, kegagalan proses pembentukan pembuluh darah (vascular malformation), penyakit bawaan sejak lahir (disebut von Willebrand diseases), riwayat obat antikoagulan yang dikonsumsi ibu (obat tersebut mampu mengurangi faktor pembekuan yang bergantung vitamin K).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicurigai Meninggal Kena Covid-19, Jasad Bayi Dibuang ke Sungai

Dicurigai Meninggal Kena Covid-19, Jasad Bayi Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:36 WIB

Studi: Penularan Covid-19 Lebih Tinggi pada Anak Sekolah di Atas 9 Tahun

Studi: Penularan Covid-19 Lebih Tinggi pada Anak Sekolah di Atas 9 Tahun

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 18:26 WIB

Hari Anak Nasional: Pentingnya Air Minum demi Perkembangan Kognitif Anak

Hari Anak Nasional: Pentingnya Air Minum demi Perkembangan Kognitif Anak

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

×