Update Covid-19 Global: Afrika Selatan Kewalahan, Kurang Dokter dan Perawat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 02 Agustus 2020 | 10:37 WIB
Update Covid-19 Global: Afrika Selatan Kewalahan, Kurang Dokter dan Perawat
Warga Afrika Selatan mengenakan masker ketika wabah virus corona.[Anadolu Agency]

Suara.com - Pandemi Covid-19 belum menunjukan gejala akan segera mereda. Pertambahan kasus positif masih di atas angka dua ratus ribu per hari di seluruh dunia.

Dikutip dari situs worldometers.info, total kasus virus corona jenis baru tersebut telah mencapai 17.991.501 orang atau bertambah 238.793 infeksi baru pada Sabtu, 1 Agustus 2020.

Sedangkan korban meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19 juga bertambah sebanyak 5.297 sehingga keseluruhan di dunia menjadi 687.718 jiwa.

Meski begitu, yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga meningkat. Angkanya mencapai 11.310.305 orang, sehingga yang masih terinfeksi SARS COV-2 saat ini ada 5.993.478 orang di dunia.

Penambahan infeksi harian paling banyak terjadi di Amerika Serikat (57.651 kasus), India (54.865 kasus), Brasil 42.578 kasus), Kolombia (10.673 kasus), dan Afrika Selatan (10.107 kasus).

Namun secara peringkat, lima besar kasus paling banyak terjadi di Amerika Serikat ( 4.763.540 kasus), Brasil ( 2.708.876 kasus), India (1.751.919 kasus), Rusia ( 845.443 kasus), dan Afrika Selatan (503.290 kasus).

Sedangkan kasus di Indonesia bertambah 1.560 dalam satu hari, sehingga totalnya menjadi 109.936 orang.

Kasus yang terus bertambah di Afrika Selatan telah membuat negara itu kekurangan dokter dan perawat di rumah sakit.

Lebih dari sepertiga infeksi telah dilaporkan di Gauteng - pusat keuangan Afrika Selatan, dan sebuah provinsi yang dengan cepat menjadi pusat penyebaran nasional.

baca juga

Dikutip dari BBC, Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan bahwa 28.000 tempat tidur rumah sakit telah tersedia untuk pasien Covid-19. Tetapi negara itu masih sangat kekurangan dokter dan perawat.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa apa yang terjadi di Afrika Selatan kemungkinan akan terjadi di seluruh benua.

Afrika Selatan telah memberlakukan penguncian ketat pada April dan Mei yang memperlambat penyebaran virus corona.

Namun dibuka kembali secara bertahap pada Juni. Tetapi pembatasan, termasuk larangan penjualan alkohol, masih dilakukan bulan lalu karena tingkat infeksi mulai meningkat lagi. Keadaan darurat juga berlaku sampai 15 Agustus.

Masuknya pasien telah memberikan tekanan yang luar biasa pada rumah sakit di Afrika Selatan.

Investigasi BBC ditemukan serangkaian kegagalan sistematis yang telah menghabiskan tenaga profesional kesehatan dan membuat layanan kesehatan hampir runtuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Gejala Virus Corona Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Kanker!

Alami Gejala Virus Corona Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Kanker!

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 09:29 WIB

Pasien Virus Corona 73 Tahun Ini Akhirnya Sembuh Setelah 4 Bulan Dirawat!

Pasien Virus Corona 73 Tahun Ini Akhirnya Sembuh Setelah 4 Bulan Dirawat!

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 09:00 WIB

Perlukah Tes Virus Corona saat Merasa Tidak Enak Badan? Ini Saran Ahli!

Perlukah Tes Virus Corona saat Merasa Tidak Enak Badan? Ini Saran Ahli!

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×