Merasa Sulit Hamil? Kemungkinan Saluran Tuba Falopi Anda Tersumbat!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 06 Agustus 2020 | 11:32 WIB
Merasa Sulit Hamil? Kemungkinan Saluran Tuba Falopi Anda Tersumbat!
Ilustrasi perempuan alami penyumbatan tuba falopi (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak hal yang menyebabkan perempuan sulit hamil, salah satunya saluran tuba falopi yang 'tersumbat'. Tuba falopi merupakan tabung yang menghubungkan ovarium dan rahim.

Ketika wanita berovulasi setiap bulan, saluran tuba ini membawa sel telur dari ovarium ke rahim. Ketika sel telur dibuahi oleh sperma, ia bergerak melalui tabung menuju rahim untuk implantasi.

Jadi, jika ada penyumbatan pada tabung ini, sperma tidak akan bisa mencapai sel telur. Bahkan jika itu terjadi, sel telur yang dibuahi tidak akan menemukan jalan kembali ke rahim.

Sayangnya, Anda tidak dapat mengetahui kondisi ini selain memeriksakan diri, sebab penyumbatan tuba falopi tidak menimbulkan tanda apapun.

Tapi terkadang, ada beberapa yang mengalami nyeri ringan dan teratur di satu sisi perut. Ini terjadi ketika cairan masuk ke dalam tabung dan terjadi pembengkakan. Ini disebut hydrosalpinx.

Ilustrasi Anak Sakit Perut. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan alami penyumbatan saluran tuba falopi (Shutterstock)

Penyebab Tersumbatnya Saluran Tuba Falopi

Dilansir The Heatlh Site, salah satu penyebab utama dari kondisi ini mungkin endometriosis, yang menyebabkan nyeri dan pendarahan hebat selama menstruasi serta nyeri panggul.

Jika Anda memiliki kondisi ini, risiko penyumbatan akan meningkat karena jaringan endometrium dapat menumpuk di tuba falopi.

Penyebab lainnya biasanya adalah adanya jaringan parut atau adhesi panggul yang dapat disebabkan oleh penyakit radang panggul dan infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore.

Pertumbuhan fibroid di rahim juga dapat menyumbat saluran ini.

Untungnya, ini adalah kondisi yang dapat diatasi jika penyebabnya adalah sedikit jaringan parut atau adhesi, operasi laparoskopi dapat menghilangkan sumbatan dan membuka tuba.

Tetapi apabila jaringan parut ata adhesi yang menyumbat sangat banyak, maka kemungkinan akan sulit diatasi.

Jika penyebabnya adalah kehamilan ektopik atau infeksi, pembedahan dapat menjadi pilihan. Dan jika ada kerusakan pada tabung, ahli bedah dapat mengangkat bagian yang rusak dan menghubungkan yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Gangguan Tiroid dapat Menyebabkan Infertilitas pada Perempuan!

Waspada, Gangguan Tiroid dapat Menyebabkan Infertilitas pada Perempuan!

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 10:18 WIB

Hindari, Makanan dan Minuman Ini Bisa Memperburuk Sakit saat Menstruasi

Hindari, Makanan dan Minuman Ini Bisa Memperburuk Sakit saat Menstruasi

Health | Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:42 WIB

Dokter kandungan: Infertilitas Bukan Penyakit

Dokter kandungan: Infertilitas Bukan Penyakit

Lifestyle | Rabu, 01 April 2020 | 21:19 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB