Mata Kering Bisa Jadi Gejala Awal Autoimun Sjogren's Syndrome, Apa Itu?

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:31 WIB
Mata Kering Bisa Jadi Gejala Awal Autoimun Sjogren's Syndrome, Apa Itu?
Sjogrens Syndrome (Shutterstock)

Suara.com - Meski tak asing di telinga masyarakat, namun penyakit autoimun memiliki jenis yang beragam salah satunya Sjogren's Syndrome.

Sayanganya, banyak masyarakat yang asing dengan masalah kesehatan tersebut. Jadi apa sebenarnya penyakit Sjogren's Syndrome?

Divisi Alergi Imunologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI Dr. dr. Alvina Widhani, SpPD, KAI menjelaskan bahwa Sjogren's Syndrome termasuk pada jenis autoimun sistemik, sama seperti sakit lupus.

Penyakit tersebut juga cenderung dialami pasien dalam jangka waktu lama. 

"Juga bisa mengenai berbagai organ terutama kelenjar air liur atau air mata. Sehingga tidak berfungsi baik. Selain itu juga bisa mengenai ginjal, paru," kata Alvina dalam webinar vitamin D3 series bersama Kalbe, Kamis (6/8/2020).

Seperti penyakit autoimun lainnya, kebanyakan masalah Sjogren's Syndrome ditemukan pada perempuan.

Namun tidak seperti lupus yang kebanyakan dialami usia muda  lanjut Alvina, Sjogren's biasanya baru terdeteksi ketika di atas usia 40 tahun. 

Ia menjelaskan, infeksi Sjogren's Syndrome juga dipengaruhi oleh produksi hormon. Karena itu kebanyakan menyerang saat usia lanjut di mana hormon di dalam tubuh mulai menurun.

"Dengan bertambahnya usia, terutama perempuan, terjadi pengurangan hormon seperti estrogen," ujar dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo tersebut.

Menurut Alvina, tidak sedikit diagnosa telat dilakukan karena pasien tidak sadar dengan gejala yang dialaminya.  

"Memang jumlahnya meningkat seiring bertambah usia. Gejala tidak terlalu diperhatikan pasien, gejala mirip-mirip seringkali terlambat terdiagnosis," tambahnya.

Gejala yang beragam, kata Alvina, bisa dimulai dengan perasaan mata kering namun kerap terabaikan. "Begitu muncul gejala lain, gangguan saraf lain, atau keluhan di paru, itu baru menganggu. Batu pasien cari pengobatan ke dokter," paparnya.

Ia melanjutkan, ciri khas dari Sjorgen's Syndrome memang menyerang kelenjar tubuh. Sehingga gejala awal yang terjadi pasien kekurangan kadar cairan di tubuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kebiasaan Buruk Ini Picu Masalah Kesehatan, Termasuk Suka Menyendiri!

5 Kebiasaan Buruk Ini Picu Masalah Kesehatan, Termasuk Suka Menyendiri!

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 13:25 WIB

Selain Leher Bengkak, Ini Ciri Lain Penyakit Graves yang Diderita Jedar

Selain Leher Bengkak, Ini Ciri Lain Penyakit Graves yang Diderita Jedar

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 12:19 WIB

Jessica Iskandar Idap Penyakit Graves, Masalah Autoimun Ini Mudah Diobati

Jessica Iskandar Idap Penyakit Graves, Masalah Autoimun Ini Mudah Diobati

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 11:45 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB