Meksiko Akan Uji Coba 2000 Dosis Vaksin Virus Corona Rusia

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:12 WIB
Meksiko Akan Uji Coba 2000 Dosis Vaksin Virus Corona Rusia
Peneliti menunjukan vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Suara.com - Meksiko dikabarkan akan menerima setidaknya 2.000 dosis vaksin Covid-19 potensial Rusia, yang dijuluki 'Sputnik V'. Vaksin itu nantinya untuk diuji di antara populasinya, kata seorang pejabat senior pemerintah Meksiko.

"Meksiko ditawari setidaknya 2.000 dosis vaksin untuk melakukan protokolnya untuk mulai mengujinya di Meksiko, yang merupakan kabar baik karena sekali lagi kita mengulur waktu," kata Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard, dilansir dari Global News. 

Pada hari Rabu, pemerintah Meksiko mengatakan bahwa mereka ingin melakukan pengujian fase 3 vaksin, sebagai bagian dari upaya negara Amerika Latin itu untuk mengamankan pasokan awal obat yang efektif untuk mengendalikan pandemi virus corona.

Pengujian massal vaksin Covid19 Rusia untuk mendapatkan persetujuan peraturan domestik akan melibatkan lebih dari 40.000 orang dan akan diawasi oleh badan penelitian asing ketika dimulai minggu depan, kata para pendukung proyek pada hari Kamis.

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Sebelumnya, vaksin tersebut dijuluki "Sputnik V" sebagai penghormatan kepada satelit pertama di dunia yang diluncurkan oleh Uni Soviet.

Pemerintah Presiden Andres Manuel Lopez Obrador sedang berupaya untuk memiliki vaksin yang berfungsi sesegera mungkin di Meksiko.

Pemerintahannya telah setuju untuk membantu pembuatan kandidat vaksin yang sedang dikembangkan oleh AstraZeneca Inggris dan Universitas Oxford untuk memasok pasar Amerika Latin.

Selain itu mereka juga sedang bersiap untuk melakukan uji coba tahap akhir untuk perusahaan AS Johnson & Johnson dan dua perusahaan China.

Meksiko telah mendaftarkan 537.031 kasus virus korona yang diketahui dan 58.481 kematian, penghitungan kematian tertinggi ketiga di dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Akan Dipasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac Asal China

Indonesia Akan Dipasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac Asal China

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 09:58 WIB

Rusia Klaim Vaksin Sputnik Bisa Lindungi Tubuh dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Rusia Klaim Vaksin Sputnik Bisa Lindungi Tubuh dari Covid-19 Selama 2 Tahun

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 05:15 WIB

China Akan Pasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac ke Indonesia sampai 2021

China Akan Pasok 40 Juta Vaksin Corona Sinovac ke Indonesia sampai 2021

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 22:55 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×