Angka Kekerasan Anak saat Pandemi Tercatat Turun, Bagaimana Faktanya?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 13:54 WIB
Angka Kekerasan Anak saat Pandemi Tercatat Turun, Bagaimana Faktanya?
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

Suara.com - Setiap enam bulan, hampir 200.000 korban pelecehan anak dirawat oleh pusat-pusat advokasi anak di seluruh Amerika Serikat (AS). Namun selama pandemi, jumlah kasus kekerasan pada anak tercatat telah turun 20 persen. 

Sayangnya menurut data National Children's Alliance yang berbasis di Amerika, penurunan itu bukan terjadi karena memang adanya penurunan angka namun karena minimnya pelaporan kekerasan terhadap anak selama pandemi. 

"Penurunan tajam jumlah anak yang dilayani mencapai 40.000 lebih sedikit dari tahun lalu, ini bukan karena anak-anak tidak terluka, melainkan karena cerita mereka tidak diungkapkan kepada orang yang dapat membantu mereka," kata Teresa Huizar, direktur eksekutif National Aliansi Anak-anak, dikutip dari Insider.

"Saya sangat khawatir tentang 40.000 anak itu," kata Huizar. 

Mayoritas korban pelecehan anak dianiaya oleh orang dewasa yang tinggal di rumah mereka. Pandemi telah menjebak banyak calon korban di tempat-tempat yang paling rentan.

Sejak Maret, anak-anak semakin terkurung di rumah. Sebagian besar interaksi mereka di luar rumah tangga langsung bersifat virtual, sehingga mereka memiliki lebih sedikit peluang untuk berbagi tentang apa yang mereka alami.

Ketika anak-anak mengungkapkan pelecehan yang dialami, anak-anak cenderung bercerita pada orang dewasa yang mereka percayai di sekolah atau dalam kegiatan ekstra kurikuler. Namun ketika aktivitas tersebut berlangsung secara online, mereka kehilangan kesempatan untuk berbagi.

"Anak-anak tidak mengungkapkannya di tengah-tengah kelas matematika. Mereka tidak mengganggu kelas seni untuk mengangkat tangan dan mengatakan bahwa mereka dilecehkan secara seksual, mereka mengungkapkannya di kesempatan privat," imbuh Huizar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Pandemi Corona Belum Usai, Pasar Basah Ini Masih Jual Makanan Ekstrim

Meski Pandemi Corona Belum Usai, Pasar Basah Ini Masih Jual Makanan Ekstrim

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 10:26 WIB

WHO: Meski Pandemi Covid-19, Vaksinasi Influenza Harus Tetap Jalan!

WHO: Meski Pandemi Covid-19, Vaksinasi Influenza Harus Tetap Jalan!

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 21:48 WIB

Cara Bertahan Hidup Petani Kolombia saat Pandemi Covid-19

Cara Bertahan Hidup Petani Kolombia saat Pandemi Covid-19

Video | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB