Array

Rusia Siap Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Covid-19 Pekan Depan

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 26 Agustus 2020 | 17:49 WIB
Rusia Siap Uji Klinis Tahap Ketiga Vaksin Covid-19 Pekan Depan
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan laboratorium Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gameleya, Moskow, Rusia, 6 Agustus 2020. [Handout / Russian Direct Investment Fund / AFP]

Suara.com - Rusia tampak serius dalam pengembangan vaksin virus Corona Covid-19. Bahkan, uji klinis tahap ketiga akan dimulai dalam waktu dekat.

Dilansir ANTARA, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva mengatakan, uji klinis tahap ketiga Sputnik V, akan berlangsung minggu depan.

"Uji klinis fase ketiga akan dimulai minggu depan di beberapa negara. Jumlah relawan totalnya ada sekitar 44 ribu dengan jarak usia antara 18 dan 60 tahun," ujar Lyudmila Vorobieva dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Pada 11 Agustus, Rusia mendaftarkan vaksin pertama di dunia untuk melawan virus corona jenis baru (COVID-19).

Vaksin tersebut, yang diberi nama Sputnik V, dikembangkan oleh Pusat Penelitian Nasional untuk Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya dari Kementerian Kesehatan Rusia.

Disamping Rusia, Dubes Lyudmila Vorobieva mengungkapkan sejumlah negara yang dijadwalkan melakukan uji klinis tahap ketiga antara lain Filipina, Mesir, India dan Brazil.

"Banyak negara tertarik dengan pengembangan Sputnik V. Uji klinis tahap pertama dan kedua dari vaksin tersebut sudah dilakukan di Rusia dengan hasil yang menjanjikan," kata dia.

Dalam uji klinis fase kedua, lanjut Dubes Lyudmila Vorobieva, mengikutsertakan 76 relawan.

"Hasilnya memicu respons imunitas di tubuh relawan dengan tanpa ada efek samping," ujar dia.

Baca Juga: 4 Tahap dan Cara Pemberian Vaksin Virus Corona ke Relawan

Lebih dari 44.000 orang dalam uji klinis Sputnik V diharapkan di seluruh dunia

Negara-negara dengan lebih dari 50 persen populasi dunia telah menyatakan minatnya pada vaksinasi Sputnik V.

Lebih dari 1 miliar orang akan divaksinasi oleh Sputnik V pada tahun 2020-2021.

"Petugas medis, guru, dan kelompok berisiko tinggi lainnya akan menjadi yang pertama yang mendapat vaksin COVID-19," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Sputnik V memberikan imunitas bertahan lama dari virus COVID-19.

Ia mengatakan putrinya yang mencoba vaksin tersebut mengaku baik-baik saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI