Bioskop Segera Dibuka, Ahli Temukan Risiko Penularan di Kantor Lebih Tinggi

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:41 WIB
Bioskop Segera Dibuka, Ahli Temukan Risiko Penularan di Kantor Lebih Tinggi
Ilustrasi bioskop. (Freepik)

Suara.com - Di tengah angka kasus Covid-19 harian yang masih meningkat di Indonesia, Pemprov DKI mengeluarkan kebijakan bahwa bioskop akan segera dibuka di Jakarta.

Anies Baswedan sendiri belum mengumumkan secara pasti tanggal bioskop akan dibuka. Akan tetapi, ia mengungkapkan bahwa pembukaan ini merujuk pada studi dan kajian para pakar sebelumnya.

Mantan Mendikbud itu menganggap protokol kesehatan akan lebih mudah diterapkan di bioskop sebab tidak banyak interaksi antar penonton saat film diputar, interaksi juga hanya dengan orang terdekat yang memudahkan tracing, dan saat menonton hanya menghadap ke satu layar bioskop.

"Ini berbeda dengan di restoran, di cafe, di mana satu sama lain justru saling ngobrol. Jadi, ini mirip situasinya dengan penerbangan pesawat, pesawat itu ruangannya kecil, tapi bisa diatur duduk siapa duduk dimana, bisa diatur mengenai sirkulasi udaranya dengan menggunakan fasilitas dengan standar protokol kesehatan," ucap Anies saat konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Rabu (26/8).

Anies Baswedan mengumumkan bahwa bioskop di Jakarta akan segera dibuka. (Youtube BNPB Indonesia)
Anies Baswedan mengumumkan bahwa bioskop di Jakarta akan segera dibuka. (Youtube BNPB Indonesia)

Mengenai rencana pembukaan bioskop ini, ada studi menarik yang dilakukan oleh peneliti dari Technical University di Berlin.

Dilansir dari De24 News, mereka menemukan tinggal di ruang kantor tertutup meningkatkan risiko penularan Covid-19 lebih tinggi daripada mengunjungi ruang bioskop.

Konsentrasi aerosol yang relevan untuk penularan virus corona di bioskop secara signifikan lebih rendah daripada di ruang kantor.

Ini adalah hasil studi oleh Hermann Rietschel Institute dari Technical University of Berlin untuk German Film Agency for the German Film Theater Association HDF Kino.

Penelitian dilakukan di dua aula bioskop Alhambra di Berlin-Wedding, di mana 342 dan 148 kursi dapat digunakan. Dengan jarak minimal akibat tindakan corona, jumlah saat ini 85 dan 35 orang.

baca juga

Sedangkan kantor yang dibandingkan memiliki 16 ruang, 8 di antaranya dapat digunakan dari kejauhan.

Studi tersebut menghasilkan temuan bahwa karena umumnya tidak ada yang berbicara selama menonton di bioskop, jumlah aerosol yang dihirup di bioskop hanya 0,3 persen dibandingkan dengan yang ada di kantor. Terlepas dari durasi waktu menonton.

Sepuluh persen dari mereka yang terinfeksi membuat risiko infeksi yang lebih rendah untuk orang yang tidak terinfeksi di bioskop, daripada satu orang yang terinfeksi di kantor tertutup.

Ilustrasi penonton memakai masker saat menonton film di bioskop. (Antara)
Ilustrasi penonton memakai masker saat menonton film di bioskop. (Antara)

Selain itu, bioskop memiliki ventilasi yang lebih baik daripada kantor. Di bioskop ada yang biasa disebut Displacement ventilation, ini membuat udara mengalir ke atas ruangan dengan pasokan udara segar dari bawah.

Proporsi udara segar bisa ditingkatkan hingga 100 persen. Sehingga aerosol dan virus dapat dihilangkan 100 persen dalam proses ventilasi.

Pada saat yang sama, Institut Hermann Rietschel mengatakan, "Dengan semua pertimbangan, harus dicatat bahwa konsentrasi aerosol dalam aliran volume yang dihembuskan langsung seseorang secara signifikan lebih tinggi dan pertimbangan tersebut tidak dapat digunakan untuk area ini."

Selain itu, tidak ada pernyataan tentang kemampuan bertahan hidup virus di udara ruangan, yang bergantung pada suhu dan kelembapan.

Meski risiko penularan virus corona Covid-19 di bioskop cenderung rendah, namun bukan berarti sama sekali tidak ada risiko.

"Jika teater melakukan segalanya dengan benar, teater seharusnya memiliki risiko penularan Covid-19 orang-ke-orang yang lebih kecil daripada banyak tempat lain yang dikunjungi orang sekarang," kata Natascha Tuznik, seorang profesor penyakit menular di UC Davis Health, dikutip dari laman UC Davis Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Bogor Tak Akan Izinkan Bioskop Beroperasi, Walkot: Terlalu Beresiko

Pemkot Bogor Tak Akan Izinkan Bioskop Beroperasi, Walkot: Terlalu Beresiko

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:31 WIB

Tompi Dihajar Buzzer Gara-gara Komentari Bioskop Dibuka Tingkatkan Imun

Tompi Dihajar Buzzer Gara-gara Komentari Bioskop Dibuka Tingkatkan Imun

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 06:05 WIB

Gubernur Ganjar Minta Bioskop di Jateng Tak Buka Saat Pandemi Covid-19

Gubernur Ganjar Minta Bioskop di Jateng Tak Buka Saat Pandemi Covid-19

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 02:05 WIB

Terkini

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

×