Studi: Pemakaian Face Shield Terbukti Mengurangi Risiko Penularan Covid-19

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 08:39 WIB
Studi: Pemakaian Face Shield Terbukti Mengurangi Risiko Penularan Covid-19
Ilustrasi Face Shield. (Unsplash)

Suara.com - Menggunakan masker menjadi hal penting di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai. Walau mungkin tidak nyaman, masker terbukti mampu menekan risiko penularan Covid-19. Selain masker, penggunaan bersama face shield pun disarankan untuk memberi proteksi lebih.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal medis Jama Network menyoroti keampuhan face shield dalam mengurangi persentase penularan virus corona Covid-19 di antara petugas kesehatan di India.

Dilansir dari Times of India, studi tersebut dilakukan pada 62 petugas kesehatan di Chennai, India, yang sedang mengkonseling anggota keluarga pasien Covid-19 yang asimtomatik (tanpa gejala).

Pekerjaan mereka antara lain menginformasikan dan mendidik kontak keluarga individu positif Covid-19 tentang sanitasi tangan, tindakan kebersihan pernapasan, jarak sosial, dan penggunaan masker wajah serta face shield yang benar.

Sebelum pelatihan dimulai, semua petugas kesehatan dinyatakan negatif Covid-19 dan mereka diminta untuk tinggal di hotel terpisah. Mereka tidak mengunjungi keluarga selama pelatihan dan juga tidak pergi ke tempat umum kecuali untuk bekerja.

Dua orang tenaga medis saling membantu dalam mengenakan pakaian dan alat pelindung diri (APD) sebelum bertugas menangani pasien Covid-19, Kamis (30/4/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]
Dua orang tenaga medis saling membantu dalam mengenakan pakaian dan alat pelindung diri (APD) sebelum bertugas menangani pasien Covid-19, Kamis (30/4/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Petugas kesehatan diberi obat antiseptik alkohol, masker bedah 3 lapis, sarung tangan, dan penutup sepatu sebagai alat pelindung diri untuk menasihati anggota keluarga pasien Covid-19.

Sebanyak 62 petigas telah mengunjungi 5.880 rumah secara total antara 4 Mei dan 13 Mei, di mana 222 orang dinyatakan positif Covid-19.

Sebelum menambahkan pelindung wajah di alat pelindung diri mereka, 12 pekerja dinyatakan positif mengidap virus corona baru antara 3 Mei dan 15 Mei.

Setelah itu, 50 pekerja lainnya diberi face shield yang terbuat dari polietena tereftalat (ketebalan 250 μm) untuk kunjungan rumah. Petugas kesehatan memulai konseling lagi pada 20 Mei dan mengunjungi 18.000 rumah antara 20 Mei dan 30 Juni.

Menariknya, setelah penggunaan face shield, tidak ada petugas kesehatan yang dites positif Covid-19 kali ini, meskipun mengunjungi 2.682 warga yang terinfeksi.

"Pelindung wajah mungkin telah mengurangi paparan okular atau kontaminasi pada masker atau tangan atau mungkin telah mengalihkan pergerakan udara di sekitar wajah.," ujar peneliti.

Namun perlu dicatat bahwa face shield bukanlah pengganti masker wajah. Keduanya perlu dipakai bersama mereka untuk perlindungan tambahan.

Pakar medis berpendapat bahwa lebar face shield harus lebih rendah dari dagu, harus melampaui telinga dan tidak boleh ada celah antara dahi dan topi baja pelindung.

Namun sayang, penelitian mengenai face shield ini menggunakan sampel yang masih masih sedikit. Sehingga diperlukan penelitian dengan sampel lebih banyak agar diketahui apakah penambahan face shield mampu 100 persen mencegah penularan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkat Kain Sari, Tiga Wanita Ini Berhasil Selamatkan Dua Pria yang Hanyut

Berkat Kain Sari, Tiga Wanita Ini Berhasil Selamatkan Dua Pria yang Hanyut

News | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 17:28 WIB

Antusias Bioskop Segera Dibuka? Penonton Perlu Perlindungan Tambahan

Antusias Bioskop Segera Dibuka? Penonton Perlu Perlindungan Tambahan

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 10:33 WIB

Bioskop Segera Dibuka, Ahli Temukan Risiko Penularan di Kantor Lebih Tinggi

Bioskop Segera Dibuka, Ahli Temukan Risiko Penularan di Kantor Lebih Tinggi

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB