Mulut Kesemutan, Awas Tanda Hipoglikemia Serius

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 02 September 2020 | 17:50 WIB
Mulut Kesemutan, Awas Tanda Hipoglikemia Serius
Ilustrasi mulut kesemutan. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi umum di mana tubuh gagal menstabilkan kadar gula darahnya. Seperti diketahui, tubuh membutuhkan suplai gula darah yang sehat agar bisaberfungsi.

Tetapi jika kadar gula darah terlalu rendah atau tinggi, hal itu dapat menyebabkan kerusakan. Faktanya, banyak orang yang mewaspadai kondisi kronis ketika kadar gula darah mulai menimbulkan masalah.

Kebanyakan orang dengan mudah mengaitkan diabetes tipe 2 dengan risiko kadar gula darah tinggi. Tetapi seperti yang dijelaskan oleh Dr Efthimia Karra, Konsultan Endokrinologis untuk The Physicians Clinic di The Princess Grace Hospital, kadar gula darah yang rendah juga dapat menimbulkan ancaman serius.

"Tanpa pengobatan, kadar gula darah yang rendah dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kejang, dan mengancam jiwa," katanya seperti dilansir Express UK. 

Menurut Dr Efthimia Karra, hipoglikemia (istilah medis untuk gula darah rendah) adalah keadaan darurat medis yang dapat terjadi karena berbagai alasan, tetapi, pada diabetes, biasanya akibat penggunaan insulin atau obat lain yang mengontrol gula darah.

"Kesadaran akan gejala yang terkait dengan hipoglikemia dan pendidikan pasien adalah kuncinya, karena hal ini memungkinkan pasien untuk mengobati kadar glukosa darah rendah dengan cepat - untuk mengembalikannya ke kisaran normal," katanya.

Pasien dan tenaga kesehatan juga direkomendasikan untuk memperluas pendidikan dan kesadaran hipoglikemia kepada teman dekat dan keluarga yang dapat membantu jika terjadi hipoglikemia, tambah Dr Efthimia Karra.

Jadi, apa yang harus Anda perhatikan?

Dia menjelaskan, kesemutan di area mulut adalah tanda kadar gula darah Anda terlalu rendah. Tanda-tanda lain termasuk:

baca juga
  • Kebingungan, pusing, dan mual
  • Merasa lapar
  • Merasa gemetar, gugup, mudah tersinggung atau cemas
  • Berkeringat, menggigil, dan pucat, kulit berkeringat
  • Detak jantung cepat
  • Kelemahan dan kelelahan, kelesuan
  • Sakit kepala.

Menurut Dr Efthimia Karra, jika gejalanya muncul secara tiba-tiba, orang tersebut harus mengonsumsi makanan ringan berkarbohidrat tinggi untuk mengatasinya. Ini karena karbohidrat dipecah menjadi glukosa dengan relatif cepat sehingga ini akan meningkatkan kadar gula darah Anda.

Menurut NHS, jika Anda menderita diabetes, ada tips yang dapat membantu mengurangi kemungkinan Anda terkena gula darah rendah.

Salah satu tindakan pencegahan penting adalah dengan memeriksa gula darah Anda secara teratur dan mewaspadai gejala gula darah rendah sehingga Anda dapat mengobatinya dengan cepat, kata badan kesehatan. tersebut

Anda dapat memeriksa kadar gula Anda sendiri dengan melakukan tes tusuk jari, dengan menggunakan monitor glukosa flash atau dengan monitor glukosa kontinu (CGM), menurut Diabetes UK.

"Anda dapat melakukan ini beberapa kali sehari - membantu Anda mengawasi level Anda saat menjalani hidup dan membantu Anda menentukan apa yang harus dimakan dan berapa banyak obat yang harus diminum," kata badan kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daripada Faktor Genetik, Obesitas Lebih Berisiko Tingkatkan Diabetes Tipe 2

Daripada Faktor Genetik, Obesitas Lebih Berisiko Tingkatkan Diabetes Tipe 2

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 17:13 WIB

Tak Keluar Rumah 3 Hari, Warga Amerika Ditemukan Tewas di Kontrakan

Tak Keluar Rumah 3 Hari, Warga Amerika Ditemukan Tewas di Kontrakan

Jakarta | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 13:09 WIB

Kemungkinan Tanda Lain Diabetes Tipe 2, Cek Masalah Penglihatan Ini!

Kemungkinan Tanda Lain Diabetes Tipe 2, Cek Masalah Penglihatan Ini!

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×