Produksi Makanan Siap Santap, Solusi Pangan Bernutrisi saat Darurat Bencana

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:25 WIB
Produksi Makanan Siap Santap, Solusi Pangan Bernutrisi saat Darurat Bencana
Ilustrasi makanan siap saji [Suara.com/Ist]
  • RalaliFood meningkatkan kapasitas operasional untuk memenuhi kebutuhan logistik pangan darurat di Indonesia.
  • Fokus peningkatan adalah produk unggulan Lanana Ready Meals yang praktis, bergizi, dan tahan lama.
  • Perusahaan mengundang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk distribusi bantuan pangan ke wilayah terdampak bencana.

Suara.com - Terutama bagi ibu hamil, menyusui, balita dan bayi. Nutrisi senantiasa dituntut terus tersedia. Namun demikian, hal ini tentu sulit disediakan ketika terjadi bencana alam.

Makanan instan seperti mie atau sejenisnya tidak bisa terus menerus dikonsumsi balita karena bisa berpengaruh pada kesehatannya.

Menanggapi kebutuhan mendesak akan logistik pangan (emergency food) yang cepat dan praktis di tengah potensi bencana alam yang tinggi di Indonesia—sebagai negara yang berada di Ring of Fire—RalaliFood mengumumkan langkah peningkatan kapasitas operasional.

Fokus utama adalah pada kesiapan stok produk unggulannya, Lanana Ready Meals.

Peningkatan kapasitas ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan memastikan ketersediaan pangan bergizi dapat diakses oleh wilayah terdampak bencana.

Dalam situasi darurat, akses terhadap makanan bersih, bergizi, dan tahan lama sering menjadi kendala utama, dan RalaliFood berupaya menjawab tantangan ini.

"Kami memahami bahwa dalam situasi bencana, kecepatan distribusi dan kepraktisan konsumsi adalah kunci. Oleh karena itu, RalaliFood telah meningkatkan produksi dan menyiagakan stok Lanana Ready Meals," ujar Andry Suhaili, CMO dari RalaliFood.

Andry menambahkan bahwa produk tersebut dirancang khusus untuk kondisi darurat.

Lanana Ready Meals diklaim memiliki beberapa keunggulan penting yang menjadikannya solusi efektif sebagai pangan darurat:

Penyajian Praktis: Produk ini dirancang agar mudah disajikan di tengah keterbatasan fasilitas memasak saat bencana. Konsumen cukup menuangkan air panas dan mendiamkannya selama 10 menit, makanan bergizi siap disantap. Tersedia juga varian Lanana Nasi Goreng yang dapat langsung dimakan tanpa perlu dipanaskan.

Lengkap dengan Protein (Real Food): Produk ini bukan sekadar nasi berbumbu, melainkan menyajikan menu lengkap dengan lauk asli, termasuk daging, ayam, hingga ikan.

Tahan Lama dan Aman Distribusi: Lanana diproduksi menggunakan teknologi sterilisasi vacuum dan diklaim bebas dari pengawet atau bahan tambahan lainnya. Dengan masa simpan hingga 12 bulan di suhu ruang, produk ini dianggap ideal sebagai stok logistik untuk lembaga bantuan maupun persiapan mandiri.

Untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga, tim RalaliFood baru-baru ini dilaporkan bekerja intensif memuat ratusan karton produk ke dalam armada logistik.

RalaliFood juga secara terbuka mengundang kolaborasi bagi instansi pemerintah, Organisasi Non-Pemerintah (NGO), serta perusahaan swasta yang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) dan ingin menyalurkan bantuan pangan.

"Bencana adalah panggilan kemanusiaan. Kami membuka pintu kolaborasi bagi pihak manapun yang ingin bergerak bersama kami untuk menyalurkan bantuan pangan ini ke titik-titik yang membutuhkan," tutup Andry Suhaili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak BRIN Ubah Pendekatan Penanganan Bencana: Fokus Riset, Mitigasi, dan Pendidikan

DPR Desak BRIN Ubah Pendekatan Penanganan Bencana: Fokus Riset, Mitigasi, dan Pendidikan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:23 WIB

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:11 WIB

Banjir Aceh-Sumatera: Solidaritas Warga Lari Kencang, Birokrasi Tertinggal

Banjir Aceh-Sumatera: Solidaritas Warga Lari Kencang, Birokrasi Tertinggal

Your Say | Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:15 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB