WHO Rekomendasikan Penggunaan Steorid pada Pasien Covid-19 Parah

Irwan Febri Rialdi, Rosiana Chozanah

Kamis, 03 September 2020 | 12:23 WIB
WHO Rekomendasikan Penggunaan Steorid pada Pasien Covid-19 Parah
Ilustrasi steroid. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa steroid dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien virus corona Covid-19 parah.

Dalam analisis baru yang memasukkan data dari tujuh uji klinis, obat ini dapat mengurangi risiko kematian hingga sepertiga pasien, dibandingkan dengan pasien yang diberi perawatan standar.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui pedoman pengobatan untuk kortikosteroid, merekomendasikan penggunaan obat ini pada pasien Covid-19 parah selama tujuh hingga 10 hari sebagai standar perawatan baru.

Namun, mereka yang mengalami infeksi ringan tidak boleh mengonsumsi obat ini karena disebutkan pasien tidak akan mendapatkan manfaatnya, steroid hanya akan membahayakan kondisi pasien.

Analisis baru ini terbit pada Rabu (2/9/2020) di Journal of the American Medical Association (JAMA).

Dexamethasone alias deksametason disebut bermanfaat bagi pasien Covid-19. (Shutterstock)
Dexamethasone alias deksametason disebut bermanfaat bagi pasien Covid-19. (Shutterstock)

Sejak awal, memang ada petunjuk bahwa steroid bisa menyelamatkan hidup pasien Covid-19 parah. Salah satunya data dari China, yang terbit pada Maret di JAMA Internal Medicine.

Pada Juni, peneliti Inggris melaporkan steorid yang disebut dexamethasone mengurangi tingkat kematian di anatara pasien Covid-19 yang membutuhkan bantuan oksigen.

Dexamethasone bekerja dengan menekan sistem kekebalan dan mengurangi peradangan dalam tubuh, dan biasanya diresepkan untuk psoriasis, rheumatoid arthritis, asma dan beberapa jenis kanker, seperti leukemia, menurut Live Science.

Dalam analisis baru, peneliti melihat uji coba deksametason atau salah satu dari dua steroid lain, hidrokortison dan metilprednisolon.

baca juga

Semua obat tersebut juga meredam respons imun, menyebabkan pembuluh darah mengerut dan membantu mengurangi fibrosis, atau perkembangan jaringan parut yang tebal, menurut editorial JAMA.

Menurut analisis, ketiga steroid mengurangi risiko kematian hingga 34% di antara pasien sakit kritis. Sebanyak 18% dari mereka melaporkan efek samping serius, dibanding 23% dari mereka yang diberi perawatan standar.

Dr. Todd Rice, seorang profesor kedokteran dan dokter perawatan kritis di Vanderbilt University School of Medicine, mengatakan analisis ini akan menghilangkan keraguan tentang pemberian steroid kepada pasien Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkat Keselamatan Pasien Covid-19 yang Diberi Steroid Bisa Diprediksi

Tingkat Keselamatan Pasien Covid-19 yang Diberi Steroid Bisa Diprediksi

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 08:09 WIB

Studi: Obat Steroid Selain Deksametason Bisa Sama Manjurnya untuk Covid-19

Studi: Obat Steroid Selain Deksametason Bisa Sama Manjurnya untuk Covid-19

Health | Jum'at, 24 Juli 2020 | 12:20 WIB

Ketergantungan Steroid untuk Obati Eksim, Wajah Wanita Ini Hancur

Ketergantungan Steroid untuk Obati Eksim, Wajah Wanita Ini Hancur

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:53 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×