Mengecat Rumah Saat Hamil, Ini Risiko Menghirup Cat Bagi Bumil

Vania Rossa

Jum'at, 04 September 2020 | 15:39 WIB
Mengecat Rumah Saat Hamil, Ini Risiko Menghirup Cat Bagi Bumil
Ilustrasi ibu hamil mengecat. (Shutterstock)

Suara.com - Anggota keluarga Anda akan segera bertambah. Dengan niat menyediakan kamar bayi yang sempurna, banyak bumil yang memutuskan mulai mengecat dan merapikan satu ruang kosong yang akan bertransformasi menjadi kamar bayi.

Tapi tunggu dulu, memangnya Anda tidak tahu kalau mengecat rumah saat hamil itu sangatlah tidak dianjurkan? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini, eperti dilansir dari AsiaOne.

Amankah jika bumil mengecat atau mengirup bau cat?

Penelitian belum dapat mengukur jumlah tepat cat yang terpapar setiap wanita, sehingga efek bahan kimia ini pada bayi yang belum lahir belum diketahui sepenuhnya.

Namun, sebagian besar cat mengandung pelarut (bahan kimia berbasis minyak bumi) yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jika Anda menghirupnya terlalu banyak, baik selama kehamilan maupun tidak. Oleh karena itu, bumil sebaiknya membatasi paparan cat dan bau cat, terutama pada trimester pertama.

Menurut Lisa Valle, DO, dokter kandungan di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California, trimester pertama dianggap sebagai waktu paling berisiko karena organ bayi terbentuk selama periode ini.

Potensi risiko terpapar bau cat

Risiko terkena bau cat berkisar dari efek jangka pendek seperti mual, iritasi pada kulit, mata, hidung atau tenggorokan, kesulitan bernapas, alergi, pusing dan sakit kepala, hingga efek jangka panjang seperti kerusakan hati, ginjal, pernapasan, dan sistem saraf.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan pelarut cat selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran.

baca juga

Menurut para peneliti, jangka waktu di mana bayi terpapar kegiatan renovasi rumah dan tingkat paparan itu penting, dengan kemungkinan bahwa paparan pelarut yang berlebihan dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan cacat lahir dan masalah belajar.

Namun, karena sulitnya mengukur seberapa banyak berbagai zat yang diserap tubuh, risiko pasti bagi wanita hamil tetap tidak diketahui dan sebaiknya jangan ambil risiko.

Potensi risiko terpapar bau cat

Risiko terkena bau cat berkisar dari efek jangka pendek seperti mual, iritasi pada kulit, mata, hidung atau tenggorokan, kesulitan bernapas, alergi, pusing dan sakit kepala hingga efek jangka panjang seperti kerusakan hati, ginjal, pernapasan, dan sistem saraf.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan pelarut selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran.

Menurut para peneliti, jangka waktu di mana bayi terpapar renovasi rumah dan tingkat paparan itu penting, dengan kemungkinan bahwa paparan pelarut yang berlebihan dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan cacat lahir dan masalah belajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Hampir 60 Persen Ibu Alami Tekanan Mental Saat Menyusui

Survei: Hampir 60 Persen Ibu Alami Tekanan Mental Saat Menyusui

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 21:06 WIB

Sama-Sama Tangani Bumil, Apa Beda Tugas Bidan dan Dokter Kandungan?

Sama-Sama Tangani Bumil, Apa Beda Tugas Bidan dan Dokter Kandungan?

Health | Jum'at, 28 Juni 2019 | 19:25 WIB

Bumil Bepergian Jauh dan Lelah, Berisiko Bayi Lahir dengan Berat Rendah

Bumil Bepergian Jauh dan Lelah, Berisiko Bayi Lahir dengan Berat Rendah

Lifestyle | Selasa, 02 April 2019 | 10:45 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×