Makan Makanan Cepat Saji Seminggu Sekali Tingkatkan Risiko Jantung Koroner

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 08 September 2020 | 13:47 WIB
Makan Makanan Cepat Saji Seminggu Sekali Tingkatkan Risiko Jantung Koroner
Ilustrasi makanan cepat saji, burger dan kentanf goreng. (Shutterstock)

Suara.com - Mungkin banyak orang yang menganggap bahwa makan makanan cepat saji sesekali tidak begitu berefek pada kesehatan. Tetapi, sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan makanan cepat saji seminggu sekali pun memiliki efek pada kesehatan jantung.

Melansir dari Health Xchange, sebuah studi yang disusun oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Minnesota (UM) dan Sekolah Kesehatan Masyarakat Saw Swee Hock di Universitas Nasional Singapura (NUS) menyatakan bahwa makan makanan cepat saji terkait dengan penyakit jantung koroner.

Menurut para peneliti, faktor usia, merokok, dan tingkat aktivitas fisik mungkin memiliki risiko lebih kecil terkena jantung koroner daripada mereka yang makan makanan cepat saji.

Dalam studi ini, partisipan adalah orang-orang muda yang secara fisik aktif dan tekanan darah yang lebih rendah.

"Anda berharap kelompok ini memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung koroner. Sebaliknya, peserta penelitian ini memiliki insiden penyakit jantung koroner yang lebih tinggi, menunjukkan hubungan yang kuat antara seringnya asupan makanan cepat sajidan penyakit jantung koroner," kata Asisten Profesor Ho Kay Woon, Konsultan Senior dari Departemen Kardiologi di National Heart Centre Singapore (NHCS).

Studi tersebut menunjukkan bahwa makan makanan cepat saji ala Barat sekali seminggu dapat meningkatkan risiko seseorang meninggal akibat penyakit jantung koroner sebesar 20 persen.

Sementara bagi mereka yang makan makanan cepat saji dua sampai tiga kali seminggu, risikonya meningkat menjadi 50 persen. Sedangkan yang makan makanan ini sebanyak 4 kali seminggu risikonya meningkat jadi 80 persen.

Ilustrasi junk food. (shutterstock)
Ilustrasi junk food. (shutterstock)

Makan makanan cepat saji dua kali atau lebih dalam seminggu juga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 27 persen.

"Makanan cepat saji biasanya tinggi kalori, natrium, lemak trans, dan rendah serat makanan," kata Dr. Ho.

baca juga

"Pola makan seperti itu, yang sebagian besar terdiri dari daging olahan dan karbohidrat olahan, dan telah dikaitkan dengan perkembangan penyakit seperti penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Kebanyakan Makan Junk Food Memicu Penuaan Sel

Waspada, Kebanyakan Makan Junk Food Memicu Penuaan Sel

Health | Kamis, 03 September 2020 | 12:09 WIB

2 Gaya Hidup Sehat Ini Disebut Bisa Menurunkan Risiko Serangan Jantung

2 Gaya Hidup Sehat Ini Disebut Bisa Menurunkan Risiko Serangan Jantung

Health | Selasa, 01 September 2020 | 09:00 WIB

Bungkus Makanan Cepat Saji Terkemuka Ternyata Mengandung Bahan Kimia Bahaya

Bungkus Makanan Cepat Saji Terkemuka Ternyata Mengandung Bahan Kimia Bahaya

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:50 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Singgung Argentina, Justin Hubner Kirim Pesan untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang Final

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

Ada Helikopter dan Pesawat, Ini Daftar Aset Mewah yang Disita Kejagung di Kasus Korupsi Motor BGN

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×