Waspada, Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Waspada, Peneliti China Sebut Virus Corona pada Salmon Bisa Menular!
ikan salmon. (Shutterstock)

Ikan salmon diduga bisa membawa virus corona Covid-19 yang bersifat menular dalam waktu seminggu.

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), menegaskan bahwa tidak ada bukti penularan virus corona Covid-19 dari makanan atau kemasannya.

Tapi, sebuah studi baru justru menunjukkan daging ikan salmon berpotensi membawa virus corona Covid-19. Studi oleh para peneliti China ini juga menunjukkan jejak virus corona pada ikan salmon bisa menular selama lebih dari seminggu.

Ilmuwan dari Universitas Pertanian China Selatan dan Akademi Ilmu Pertanian Guangdong di Guangzhou mengumpulkan sampel virus dari salmon. Lalu, mereka mencatat virus pada salmon bisa bertahan sampai 8 hari pada suhu 3,8 derajat Celcius.

"Ikan yang terkontaminasi SARS-CoV-2 dari satu negara bisa dengan mudah menyebar ke negara lain dalam waktu seminggu. Sehingga salmon ini bisa menjadi salah satu sumber penularan internasional," jelas para peneliti dikutip dari Fox News.

Baca Juga: Ngilu, Dokter Berhasil Angkat Gumpalan Rambut Seberat 7 kg dari Perut Gadis

Temuan ini juga bertentangan dengan saran badan kesehatan terkait penularan virus corona Covid-19 melalui makanan.

Ikan salmon kaya asam lemak omega 3. (Shutterstock)
Ikan salmon. (Shutterstock)

CDC mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi atau memegang makanan tertentu bisa menularkan virus corona pada bulan Agustus 2020 silam.

Sejauh ini, badan perlindungan kesehatan hanya menyarankan untuk selalu mencuci tangan pakai sabun dan air selama 20 detik setelah memegang paket, sebelum menyiapkan makanan dan ketika hendak makan.

CDC juga melaporkan bahwa cara paling umum untuk menyebarkan virus corona Covid-19 adalah kontak antar orang ke orang, termasuk dari tetesan di udara setelah seseorang batuk atau bersin.

"Tidak seperti virus gastrointestinal (GI) bawaan makanan seperti norovirus dan hepatitis A yang sering membuat orang sakit melalui makanan terkontaminasi, virus corona Covid-19 adalah virus yang menyebabkan penyakit pernapasan," kata FDA.

Baca Juga: Kelola Hipertensi dan Diabetes, Makan 3 Daun Ini saat Perut Kosong!

FDA juga mengatakan virus tidak dapat hidup pada kemasan makanan impor dan tergantung pada permukaannya. Jika bisa, virus hanya bisa bertahan untuk waktu singkat, antara beberapa jam hingga hari.

Tapi, virus juga bisa disebarkan oleh pekerja makanan yang terinfeksi bila mereka tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan kamar mandi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS