Waspada, Beberapa Penyakit Kronis Bisa Picu Masalah Pendengaran

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 11 September 2020 | 13:58 WIB
Waspada, Beberapa Penyakit Kronis Bisa Picu Masalah Pendengaran
Ilustrasi gangguan pendengaran. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 54 persen orang dengan gangguan pendengaran lebih mungkin terjadi pada orang yang memiliki masalah penyakit kronis. Tak hanya itu, orang dengan kolesterol tinggi pun bisa memiliki masalah pendengaran. 

Melansir dari Healthxchange, mengendalikan berbagai penyakit kronis bisa menjadi salah satu upaya dalam menjaga pendengaran. 

"Ketajaman pendengaran Anda dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Sayangnya gangguan pendengaran sering kali tidak dapat disembuhkan," kata Dr Barrie Tan dari spesialis Otolaringologi, Bedah Kepala dan Leher di Pusat Pendengaran dan Implan Telinga dari Singapore General Hospital (SGH).

"Dengan begitu, Anda memiliki alasan tambahan untuk mengambil langkah-langkah dalam mencegah atau mengendalikan kondisi kronis Anda seperti diabetes," imbuhnya. 

Dalam hal ini, tekanan darah tinggi atau sering disebut juga hipertensi menyebabkan jantung bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke berbagai organ di dalam tubuh. Aliran darah yang tidak memadai ke pembuluh darah kecil di telinga bagian dalam dapat menyebabkan penurunan pendengaran. 

Selain itu, hipertensi juga terkait dengan penyakit arterosklerotik di mana menimbulkan penebalan lapisan dinding pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan suplai darah ke telinga bagian dalam menjadi lebih buruk.

Sementara kaitan penyakit jantung dengan pendengaran muncul ketika jantung tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini menyebabkan suplai darah ke seluruh organ tubuh akan terganggu termasuk ke telinga bagian dalam. Hal tersebut yang bisa menyebabkan gangguan pendengaran.

Penyakit kronis lain yang menyababkan masalah pendengaran adalah diabetes. Gangguan pendengaran akibat diabetes muncul karena kadar glukosa darah yang tinggi bisa merusak ujung saraf pendengaran telinga bagian dalam atau sel-sel rambut. Hal ini bisa memengaruhi kemampuan saraf untuk mengirimkan pesan ke otak.

Dengan kegagalan saraf mengirimkan impuls listrik ke otak, maka otak tidak dapat menafsirkan gelombang suara sebagai suara sehingga mengakibatkan gangguan pendengaran.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Risiko Hipertensi Ditemukan Lebih Rendah pada Pemilik Kaki Gemuk

Studi: Risiko Hipertensi Ditemukan Lebih Rendah pada Pemilik Kaki Gemuk

Health | Jum'at, 11 September 2020 | 08:10 WIB

Ilmuwan San Francisco Temukan Virus Corona Memotong Serat Jantung

Ilmuwan San Francisco Temukan Virus Corona Memotong Serat Jantung

Health | Kamis, 10 September 2020 | 19:33 WIB

Meski Berat Badan Ideal, Insomnia Juga Berisiko Terserang Diabetes

Meski Berat Badan Ideal, Insomnia Juga Berisiko Terserang Diabetes

Health | Kamis, 10 September 2020 | 19:05 WIB

Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

×