Penusuk Syekh Ali Jaber Idap Gangguan Jiwa, Ketahui Ciri Pembedanya!

Senin, 14 September 2020 | 14:57 WIB
Penusuk Syekh Ali Jaber Idap Gangguan Jiwa, Ketahui Ciri Pembedanya!
Syekh Ali Jaber ditusuk

Suara.com - Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber, Alpin Andria diduga mengidap gangguan kejiwaan. Ia juga disebut telah mengidap masalah kejiwaan itu sejak 4 tahun silam.

Berdasarkan orangtua pelaku, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan Alpin Andria sudah mengidap gangguan kejiwaan sejak tahun 2016.

"Info dari orang tuanya yang mengatakan bahwa yang bersangkutan stres dan alami gangguan kejiwaan sejak 2016, tapi kami akan dalami lebih lanjut," kata Budi saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (14/9/2020).

Tapi, belum bisa dipastikan pelaku benar mengalami gangguan jiwa atau tidak. Sementara, Budi Jaya telah berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Lampung.

Gangguan jiwa adalah kondisi yang memengaruhi pemikiran, perasaan, suasana hati dan perilaku. Kondisi ini bisa bertahan hanya beberapa waktu, tapi juga bisa bertahan lama (kronis).

Ilustrasi pemasungan orang gangguan jiwa. (Shutterstock)
Ilustrasi pemasungan orang gangguan jiwa. (Shutterstock)

Selain itu, kondisi ini juga bisa memengaruhi kemampuan seseorang berhubungan dengan orang lain dan beraktivitas setiap harinya.

Adapun dilansir dari Healthy Life, ganggguan jiwa mencakup tentang perasaan diri dan penyesuaian diri dengan peristiwa kehidupan.

Berikut ini ada 10 ciri-ciri orang sehat yang tidak mengalami gangguan jiwa.

  1. Mereka merasa nyaman dengan dirinya sendiri
  2. Mereka tidak kewalahan oleh emosi, seperti ketakutan, kemarahan, cinta, cemburu, rasa bersalah dan kecemasan
  3. Mereka memiliki hubungan pribadi yang langgeng dan memusakan
  4. Mereka bisa saja menertawakan diri sendiri maupun orang lain
  5. Mereka mampu membuat keputusan sendiri

Artinya, orang yang mengalami gangguan jiwa pasti memiliki ciri-ciri yang sebaliknya dari orang sehat dan normal.

Baca Juga: Penyakit Gusi Bisa Jadi Tanda Awal Serangan Jantung, ini Sebabnya

Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh riwayat keluarga, pengalaman hidup yang membuat stres, cedera otak, ibu terinfeksi virus saat hamil, kondisi medis tertentu hingga rasa kesepian yang mendalam.

Tapi, gangguan jiwa ini bukan disebabkan oleh kekurangan karakter. Kondisi ini tidak ada hubungannya dengan rasa malas atau lemah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI