Studi: Pandemi Covid-19 Bikin Tingkat Depresi di Masyarakat Meningkat

M. Reza Sulaiman, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 15 September 2020 | 19:23 WIB
Studi: Pandemi Covid-19 Bikin Tingkat Depresi di Masyarakat Meningkat
Ilustrasi depresi saat pandemi. (Pixabay)

Suara.com - Dampak pandemi Covid-19 benar-benar mengubah banyak hal. Sebuah penelitian menemukan, pandemi Covid-19 ini mempengaruhi kesehatan mental sejumlah orang.

Kegelisahan, ketakutan, kesedihan, dan isolasi sosial selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dapat berdampak buruk, sehingga membuat banyak ahli takut akan menghadapi epidemi kesehatan mental, termasuk depresi, pada saat yang sama melawan virus ini.

Seperti studi yang diterbitkan di JAMA Network Open yang dilansir dari Time pada Selasa (15/10/2020) menulis bahwa tingkat depresi masyarakat terus melonjak saat ini.

Diperkirakan kenaikan mencapai tiga kali lebih banyak di seluruh dunia yang diagnosis depresi selama pandemi dari pada sebelumnya, lanjut penelitian tersebut.

Sebuah survei menemukan bahwa 8,5 persen dari mereka menunjukkan tanda-tanda depresi yang cukup kuat. Gejala yang ditunjukkan antara lain merasa sedih atau putus asa, kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya membawa kegembiraan, energi rendah, kesulitan berkonsentrasi, atau memikirkan diri sendiri dan melakukan tindakan membahayakan.

Ketika para peneliti mensurvei hampir 1.500 orang dewasa Amerika tentang kesehatan mental mereka dari Maret hingga April tahun ini, angka itu meningkat menjadi hampir 28 persen. Bahkan lebih banyak orang - ampir 25 persen tambahan- menunjukkan tanda-tanda depresi yang lebih ringan.

Logikanya, orang lebih mungkin mengalami gejala depresi selama pandemi jika mereka mengalami penyebab stres Covid-19, termasuk kehilangan pekerjaan, kematian orang yang dicintai, atau kesulitan keuangan.

Sesuai penelitian juga dengan tren demografis, bahwa perempuan lebih mungkin mengalami depresi dari pada lelaki, dan orang lajang lebih mungkin mengalami depresi dari pada pasangan yang sudah menikah.

Tetapi tren hanya berjalan sejauh ini. Siapa pun - terlepas dari ras, jenis kelamin, status hubungan, atau pendapatan - dapat mengalami masalah kesehatan mental selama sesuatu yang traumatis seperti pandemi.

baca juga

Namun hal itu bisa ditangani oleh diri sendiri dengan melakukan perubahan gaya hidup ideal. Cukup tidur dan olahraga sangat membantu, dan penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi dan yoga dapat memiliki efek positif pada kesejahteraan psikologis.

Dukungan sosial juga sangat penting, bahkan jika itu terjadi secara virtual bersama keluarga, kerabat dan pasangan selama pandemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental

Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:20 WIB

Film Pendek Heartbeat Tayang di Netflix, Angkat Isu Depresi dari POV Anak

Film Pendek Heartbeat Tayang di Netflix, Angkat Isu Depresi dari POV Anak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:30 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Jebakan Halusinasi Kemenangan, Mengapa Judi Online Bikin Orang Ketagihan?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Bukan Soal Mindset: Pengangguran, Eksploitasi, dan Krisis Kesehatan Mental

Bukan Soal Mindset: Pengangguran, Eksploitasi, dan Krisis Kesehatan Mental

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Batas Tipis Jaga Mental Health dan Hilang Empati, Kapan Self-Care Berubah Jadi Masalah?

Batas Tipis Jaga Mental Health dan Hilang Empati, Kapan Self-Care Berubah Jadi Masalah?

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Kekerasan Spiritual di Gereja Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental

Kekerasan Spiritual di Gereja Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Kalbar Tembus 4.323, Skizofrenia Mendominasi

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Kalbar Tembus 4.323, Skizofrenia Mendominasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia Lewat Konser YE alias Kanye West di GBK

Rayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia Lewat Konser YE alias Kanye West di GBK

Entertainment | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:44 WIB

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:42 WIB

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung

Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik

Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:36 WIB

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:17 WIB

×