Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB
Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak
Ilustrasi anak-anak Indonesia (Unsplash/Robert Collins)
baca 10 detik
  • Kemensos menyatakan adopsi delapan anak WNI di Singapura oleh warga asing pada 2025 adalah ilegal.
  • Anak-anak tersebut merupakan korban sindikat perdagangan orang yang diungkap oleh Polda Jawa Barat.
  • Kemensos berkoordinasi dengan KBRI Singapura untuk membahas opsi pemulangan dan rehabilitasi sosial korban.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan proses pengangkatan delapan anak warga negara Indonesia (WNI) oleh calon orang tua angkat di Singapura termasuk ilegal. Pasalnya, proses adopsi tersebut dinilai tidak memenuhi prosedur hukum dan persyaratan yang berlaku di Indonesia.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Kahono Agung Suhartoyo, mengatakan delapan anak tersebut merupakan bagian dari 18 anak yang menjadi korban sindikat perdagangan anak atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang diungkap Polda Jawa Barat pada 2025.

Dari total 18 anak tersebut, sebagian di antaranya telah memperoleh status kewarganegaraan Singapura berdasarkan putusan pengadilan setempat. Sementara itu, delapan anak lainnya masih menjalani proses pengangkatan anak melalui pengadilan di negara tersebut.

Agung menjelaskan, otoritas Singapura sebelumnya telah meminta klarifikasi kepada pemerintah Indonesia terkait proses pengangkatan delapan anak tersebut.

"Delapan yang sedang berproses pengangkatan itu ditanyakan oleh Singapura kepada kami, dan kami sampaikan bahwa menurut kami itu adalah ilegal karena tidak memenuhi persyaratan adopsi di Indonesia," kata Agung kepada wartawan di Jakarta, beberapa hari lalu.

Agung menjelaskan bahwa Indonesia memiliki aturan ketat dalam pelaksanaan adopsi internasional atau inter-country adoption. Setiap pengajuan pengangkatan anak oleh warga negara asing wajib melalui Tim Pertimbangan Pengangkatan Anak (Tim PIPA).

Tim tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya kepolisian, Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Luar Negeri, serta Kemensos.

Selain itu, calon orang tua angkat juga harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya telah tinggal sekurang-kurangnya dua tahun di Indonesia, berusia maksimal 55 tahun, serta lolos asesmen kesehatan fisik dan psikologis.

Agung menilai proses pengangkatan anak yang berlangsung di Singapura tersebut cacat prosedur. Terlebih, proses pengiriman anak-anak itu diketahui melibatkan sindikat TPPO sebagaimana terungkap dalam putusan pengadilan di Bandung.

baca juga

Saat ini, Kemensos terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura untuk membahas penyelesaian kasus tersebut.

"Termasuk opsi pemulangan atau repatriasi anak-anak tersebut ke tanah air," imbuhnya.

Agung memastikan Kemensos siap menerima dan memberikan rehabilitasi sosial apabila anak-anak tersebut berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Namun, sebelum proses pemulangan dan reintegrasi dilakukan, pemerintah perlu menelusuri terlebih dahulu identitas serta keberadaan orang tua kandung masing-masing anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital

Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:32 WIB

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:52 WIB

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

Gus Ipul Sebut 18 Juta Keluarga Telah Terdaftar dalam Sistem Perlinsos Digital

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:14 WIB

Terkini

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Mengenal Burden Free, Teknologi Andalan Tas Kerja Jepang yang Diburu Wanita Indonesia

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:44 WIB

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Timnas Indonesia Gagal Dapat Lawan di FIFA Matchday November 2026, Sosok Patrick Kluivert Mencuat

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:42 WIB

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung

Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:40 WIB

Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik

Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:36 WIB

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:17 WIB

×