Pengaruhi Perilaku, Ini Hubungan Sistem Kekebalan dengan Pikiran dan Tubuh

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 22 September 2020 | 08:26 WIB
Pengaruhi Perilaku, Ini Hubungan Sistem Kekebalan dengan Pikiran dan Tubuh
Ilustrasi cemas atau khawatir [Shutterstock]

Suara.com - Kesehatan fisik dan kesehatan mental memang memiliki keterkaitan, keduanya saling memengaruhi satu sama lain. Bahkan, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bagaimana sistem kekebalan berkaitan erat dengan emosi.

Melaporkan dalam jurnal Nature Immunology, peneliti mengatakan bahwa molekul kekebalan yang disebut interleukin-17 (IL-17) mungkin menjadi penghubung utama antara sistem kekebalan dan efeknya pada pikiran hingga tubuh.

IL-17 merupakan sitokin, molekul pemberi sinyal yang mengatur respons imun terhadap suatu infeksi dengan mengaktifkan dan mengarahkan sistem imun.

Eksperimen menunjukkan interaksi antara molekul ini dan neuron di otak dapat memengaruhi perilaku, seperti kecemasan.

Penulis utama studi, Kalil Alves de Lima dari Universitas Washington, memberi tahu hipotesisnya. Dia mengungkapkan, stimulasi berlebihan dari jalur ini pada akhirnya dapat menyebabkan kecemasan dan depresi pada manusia.

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)

Alves de Lima dan timnya menyadari sel kekebalan di jaringan otak, termasuk populasi kecil yang disebut sel T gamma delta (gdTcells), juga menghasilkan IL-17.

Dalam upaya melihat bagaimana komponen ini memengaruhi perilaku, tim peneliti 'memodifikasi' tikus menjadi kekurangan gdTcells atau IL-17.

Mereka kemudian melakukan serangkaian tes yang dirancang untuk mengevaluasi memori, perilaku sosial, mencari makan, dan kecemasan, pada tikus.

Hasilnya, kondisi tikus yang kekurangan komponen tersebut terpantau sama dengan tikus dalam kondisi normal, kecuali dalam satu hal, yaitu kecemasan.

baca juga

Eksperimen lain, seperti menghilangkan neuron di otak yang memiliki reseptor perespons IL-17 dan menyuntikkan bakteri yang memunculkan respons imun kuat, juga menunjukkan bahwa sitokin membantu mengatur perilaku sebagai bagian dari sistem komunikasi neuro-imun.

Pada akhirnya, hasil ini menunjukkan sistem kekebalan dan otak berevolusi bersama, serta bahwa otak dan tubuh lebih terhubung daripada yang disadari kebanyakan orang.

"Perilaku kita sangat bergantung tidak hanya pada kondisi otak tetapi juga pada sistem kekebalan," kata penulis senior Jonathan Kipnis, profesor neurologi di Universitas Washington dan direktur Pusat Imunologi Otak dan Glia.

"Kita semua tahu bagaimana perasaan kita saat kita sakit. Ini adalah interaksi normal antara dua sistem ketika sistem kekebalan memberi sinyal pada otak untuk 'menarik diri' saat terinfeksi," sambungnya, dilansir Inverse.

Setelah menghadapi rangsangan tertentu, ada banyak "sinyal" yang dikirimkan sistem kekebalan ke otak untuk mengubah fungsinya, termasuk perilaku kita. Kedua sistem tersebut bergantung satu sama lain.

Sekarang tim sedang menyelidiki bagaimana semua ini terjadi pada manusia hingga bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi serta dipengaruhi oleh peristiwa yang membuat stres dan perubahan perilaku merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memengaruhi Sistem Kekebalan Tubuh, Ketahui Manfaat Nutrisi Seng!

Memengaruhi Sistem Kekebalan Tubuh, Ketahui Manfaat Nutrisi Seng!

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 19:10 WIB

Perhatikan, Ini Tanda Sistem Kekebalan Tubuh sedang Lemah

Perhatikan, Ini Tanda Sistem Kekebalan Tubuh sedang Lemah

Health | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:12 WIB

Studi: Sistem Kekebalan Tubuh Kuat Dalam Menangkal Infeksi Ulang Covid-19

Studi: Sistem Kekebalan Tubuh Kuat Dalam Menangkal Infeksi Ulang Covid-19

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:46 WIB

Terkini

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×