Harvard: Banyak Orang Mengalami Mimpi Aneh Selama Pandemi Covid-19

Rifan Aditya

Rabu, 23 September 2020 | 20:38 WIB
Harvard: Banyak Orang Mengalami Mimpi Aneh Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi bermimpi. (Pixabay/ ThuyHaBich)

Suara.com - Covid-19 sangat mempengaruhi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Adanya pandemi membuat manusia lebih sering melakukan aktivitas di dalam rumah. Hal ini juga mempengaruhi pola belajar, kerja, makan, dan tidur.

Mengutip dari Guardian, dampak pandemi virus corona membuat dua dari lima orang di Inggris melaporkan gangguan tidur berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh King’s College London dan Ipsos Mori.

Pemimpin penelitian dan direktur Institut Kebijakan di King’s Profesor Bobby Duffy, menjelaskan adanya hubungan yang jelas antara peningkatan stres dan dampaknya pada pola tidur.

“Banyak orang di dunia mengalami fenomena baru, yaitu mimpi pandemi,” katanya.

Asisten profesor psikologi di Univeritas Harvard, Deirdre Barret mengatakan banyak orang mengalami mimpi aneh selama pandemi. Deirdre mempelajari dan memahami bagaimana mimpi berubah sejak pandemi Maret lalu.

“Setiap tekanan besar meningkatkan jumlah mimpi yang nyata dan cemas. Survei saya jelas mencatat jumlah yang tinggi. Kami memproses ingatan yang kuat, stres, dan emosi saat ini selama tidur REM. Mimpi kita seringkali sarat dengan simbolisme dan penyajian realitas yang aneh,” jelasnya.

REM (Rapid Eye Movement) terjadi ketika mata berkedut cepat, terjadi perubahan pada pernapasan dan sirkulasi, dan dalam gelombang 90 menit saat tidur. Jika seseorang terbangun saat keadaan REM, maka akan lebih mengingat detail mimpi mereka.

Pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan 35% dalam mengingat mimpi dan sebanyak 15% melaporkan mimpi negatif di antara peserta penelitian Lyon Neuroscience Research Center di Perancis.

Peneliti senior filsafat di Universitas Monash Dr Jennifer Windt sedang membuat penelitian “Covid on Mind” bersama peneliti dari Universitas Cambridge dan Universitas Turku Finlandia.

baca juga

Peserta dari “Covid on Mind” ini akan diminta untuk mengisi kuesioner terlebih dahulu mengenai kondisi mental mereka.

Penelitian ini melibatkan sukarelawan dari Inggris, Australia, atau Finlandia yang berusia di atas 18 tahun untuk menyimpan catatan mimpi dan melakukan tugas yang mengembara pikiran setiap hari selama dua minggu.

Windt ingin mengetahui mimpi dan pengembaraan pikiran orang yang terkunci, juga elemen-elemen studi yang mengembara.

Filsuf ini dalam penelitiannya berfokus pada kesadaran dan ilmu kognitif.

“Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kita menghabiskan 30 sampai 50% untuk berpikir dan mengembara. Sebagian besar kehidupan nyata kita tidak mengendalikan pikiran dan perhatian kita sama sekali. Itu menarik,” jelasnya. (Salsafifah Nusi Permatasari)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Tanda Unik, Ini Arti Mimpi Mengalami Menstruasi

Punya Tanda Unik, Ini Arti Mimpi Mengalami Menstruasi

Lifestyle | Rabu, 23 September 2020 | 06:15 WIB

Mesti Hati-Hati, Ini Arti Mimpi Melihat Ikan Mati

Mesti Hati-Hati, Ini Arti Mimpi Melihat Ikan Mati

Lifestyle | Selasa, 22 September 2020 | 06:25 WIB

Tanda Pencapaian Spiritual, Ini Arti Mimpi Jadi Raja

Tanda Pencapaian Spiritual, Ini Arti Mimpi Jadi Raja

Lifestyle | Senin, 21 September 2020 | 06:25 WIB

Terkini

Law of the Line Tayang 2027, Jang Ki Yong dan Oh Jung Se Adu Strategi

Law of the Line Tayang 2027, Jang Ki Yong dan Oh Jung Se Adu Strategi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:30 WIB

9 Kali Lolos, Aksi Sindikat Baby Lobster Rp170 Miliar Terkuak Saat Hendak 'Oper Barang' di Limo

9 Kali Lolos, Aksi Sindikat Baby Lobster Rp170 Miliar Terkuak Saat Hendak 'Oper Barang' di Limo

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Urutan Skincare Malam Sariayu Anti-Aging untuk Atasi Kerutan Wajah di Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Sariayu Anti-Aging untuk Atasi Kerutan Wajah di Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang

Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:24 WIB

Polres Cimahi Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam 10 Hari, Barang Bukti Senilai Rp550 Juta

Polres Cimahi Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam 10 Hari, Barang Bukti Senilai Rp550 Juta

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:21 WIB

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:07 WIB

Review Beware Boiuna: Teror Monster Raksasa Amazon yang Penuh Ketegangan!

Review Beware Boiuna: Teror Monster Raksasa Amazon yang Penuh Ketegangan!

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Lapor ke Prabowo, Airlangga dan Suahasil Kompak Klaim Ekonomi RI Masih Stabil

Lapor ke Prabowo, Airlangga dan Suahasil Kompak Klaim Ekonomi RI Masih Stabil

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop

Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:53 WIB

×