facebook

Ahli Inggris: Face Shield 100 Persen Tak Bantu Cegah Virus Corona Covid-19!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Ahli Inggris: Face Shield 100 Persen Tak Bantu Cegah Virus Corona Covid-19!
Ilustrasi Face Shield. (Unsplash)

Para ahli memperingatkan semua orang agar tidak beralih pada penggunaan face shield sebagai pengganti masker karena kurang efektif mencegah virus.

Suara.com - Saat ini banyak orang yang memilih memakai face shield sebagai pengganti masker dalam melindungi diri dari virus corona Covid-19.

Penggunaan face shield ini semakin meluas ketika toko-tokok, perhotelan dan bidang usaha lainnya mulai dibuka. Sehingga beberapa profesi lebih sering memakai face shield daripada masker.

Tapi, pelindung wajah dari plastik ini tidak membantu menghentikan virus corona Covid-19 memasuki sistem pernapasan. Karena, face shield memungkinkan 100 persen partikel virus corona Covid-19 menyebar ke orang lain atau berterbangan.

Para peneliti di Jepang telah mengungkapkan bahwa tetesan udara yang berukuran kurang dari 5 mikrometer dan mengandung virus corona Covid-19 bisa keluar atau menembus face shield.

Baca Juga: Kronologi Nunung Srimulat Terpapar Virus Corona

Para ahli juga menemukan bahwa sekitar setengah dari tetesan virus corona Covid-19 yang lebih besar berukuran 50 mikrometer bisa beterbangan di udara akibat penggunaan face shield.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sebelumnya, pejabat Jepang juga telah menyoroti pentingnya mempertimbangkan transmisi aerosol dan ventilasi selama pandemi virus corona Covid-19.

Pemerintah Inggris pun memilih fokus pada tindakan mencuci tangan dan menjaga jarak sosial sebagai langkah perlindungan diri dari virus corona Covid-19 yang paling efektif.

Namun, Makoto Tsubokura, pemimpin tim peneliti di pusat ilmu komputasi Riken memeringatkan semua orang agar tidak memakai face shield sebagai pengganti masker.

Makoto pun mengatakan tim penelitiannya telah melakukan simulasi aliran udara gabungan yang menghasilkan ribuan tetesan virus corona Covid-19 dengan ukuran berbeda.

Baca Juga: Penelitian: Ini Jenis Virus Corona yang Lebih Dominan Menginfeksi Manusia

"Dilihat dari hasil simulasinya, sayangnya efektivitas face shield dalam mencegah tetesan virus menyebar dari mulut orang yang terinfeksi sangat rendah daripada pemakaian masker," jelas Makoto dikutip dari The Sun.

Efektivitas face shield dalam mencegah penularan Covid-19 itu rendah, terutama untuk tetesan kecil virus corona yang berukuran kurang dari 10 mikrometer.

Makoto mengatakan orang dengan masalah pernapasan bisa menggunakan face shield sebagai pengganti masker untuk melindungi dirinya. Tapi, mereka hanya bisa menggunakannya dalam ruangan berventilasi baik dan di luar ruangan.

Pada Juni 2020, para peneliti di Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Florida Atlantic telah menunjukkan seberapa efektif masker wajah dalam menghalangi tetesan virus corona Covid-19.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa masker yang rapat dan dilengkapi penutup wajah seperti face shield lebih baik dalam mencegah penyebaran tetesan virus corona.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar