NHS: Isolasi Mandiri Khusus Lansia selama Pandemi Virus Tak Masuk Akal

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 September 2020 | 08:58 WIB
NHS: Isolasi Mandiri Khusus Lansia selama Pandemi Virus Tak Masuk Akal
Ilustrasi lansia (shutterstock)

Suara.com - Kasus virus corona Covid-19 masih meningkat secara global, salah satunya Inggris. Otoritas Inggris pun sempat mengisolasi orang lanjut usia (lansia) untuk melindungi mereka dari penularan virus corona Covid-19.

Tapi, kepala NHS mengatakan tindakan mengisolasi lansia yang bertujuan memangkas kasus kematian akibat virus corona Covid-19 tidak akan pernah berhasil.

Dilansir dari The Sun, Sir Simon Stevens, kepala NHS memeringatkan tindakan isolasi berdasarkan usia, yang mana hanya wajib bagi seperlima populasi dari negara adalah hal yang tak masuk akal.

Peringatan itu muncul setelah para ilmuwan pemerintah Inggris kembali mempertimbangkan rencana yang meminta semua orang usia 45 tahun ke atas mengisolasi diri.

Tapi, rencana kontroversial itu akhirnya dibatalkan karena tidak bisa dijalankan. Sir Simon juga menyalahkan kurangnya pengujian virus corona di awal musim semi yang menyebabkan jumlah korban tewas di Inggris bertambah.

Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.
Ilustrasi virus covid 19. Di Sumsel, dua daerah masih ditetapkan sebagai zona merah penyebaran virus ini.

Sir Simon mengatakan kegagaln terbesar pandemi virus corona ini adalah terlalu fokus pada China. Padahal sebagian besar kasus diimpor dari Italia dan Perancis.

Sir Simon mengatakan itu artinya Inggris memiliki lebih banyak kasus virus corona Covid-19 yang beredar atau tidak terdeteksi.

Kantor Statistik Nasional, sekitar 7 dari 10 orang Inggris usia aktif yang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona Covid-19 selama puncak kasus sebelum diterapkannya isolasi mandiri.

"Pendapat kami, kasus kematian ini disebabkan oleh banyaknya virus corona Covid-19 yang menyebar luas di suatu komunitas pada bulan Febuari dan Maret 2020.," jelas Sir Simon.

baca juga

Sir Simon pun mengatakan infeksi virus corona Covid-19 sudah menyebar ke seluruh kelompok umur. Sehingga penguncian khusus orang lanjut usia tidak perlu diterapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Melulu Andalkan Pemerintah, Mahasiswa Diminta Bantu Korban Corona

Tak Melulu Andalkan Pemerintah, Mahasiswa Diminta Bantu Korban Corona

News | Senin, 28 September 2020 | 18:01 WIB

Tertinggi di Dunia, 10 Jurus Pemerintah Tekan Angka Kematian Akibat Corona

Tertinggi di Dunia, 10 Jurus Pemerintah Tekan Angka Kematian Akibat Corona

News | Senin, 28 September 2020 | 17:39 WIB

86 Karyawan Terpapar Corona, Bank Permata Sarankan Ini ke Nasabah

86 Karyawan Terpapar Corona, Bank Permata Sarankan Ini ke Nasabah

News | Senin, 28 September 2020 | 17:01 WIB

Terkini

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:33 WIB

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:32 WIB

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:31 WIB

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 20:23 WIB

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:20 WIB

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:15 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Transaksi Kopdes Tembus Rp31 Miliar

Bos Agrinas Pangan Sebut Transaksi Kopdes Tembus Rp31 Miliar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:13 WIB

Duit USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR Berkurang Saat Dihitung KPK, Saksi Ngaku Harus Nombok

Duit USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR Berkurang Saat Dihitung KPK, Saksi Ngaku Harus Nombok

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:11 WIB

×